Stok Solar di Tanjungpinang Kosong Sejak Akhir Pekan Lalu
Dispenser solar di SPBU Jalan DI Panjaitan Kilometer 7 yang tidak dioperasikan karena solar kosong. (Foto: Ado/batamnews)
Tanjungpinang - Kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar terjadi di Tanjungpinang. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kota tersebut mengalami kekosongan stok solar sejak Senin (14/1/2019) pagi.
Akibat kekosongan solar, antrean panjang kendaraan diesel terjadi di sejumlah SPBU. Petugas SPBU mengungkapkan kekosongan solar terjadi sejak akhir pekan lalu.
"Kosong mas, sudah dua hari, sejak dari Sabtu (12/1/2019) siang kemarin," kata salah satu petugas SPBU di Jalan DI Panjaitan Kilometer 7.
Menurutnya, penyebab kosongnya BBM jenis solar ini dikarenakan minimnya pasokan. Sementara, permintaan kebutuhan solar cukup tinggi.
"Dua hari sekali masuknya, informasinya siang ini masuk sih," katanya.
Informasi yang diperoleh di lapangan, kelangkaan BBM jenis solar terjadi di, SPBU di Jalan Suka Berenang, DPBU di Jalan DI Panjaitan Kilometer 7.
Atas kosongnya minyak Solar ini para pengendara dump truck terpaksa mengantre panjang di SPBU kilometer 16 Bintan.
"Di batu 16 ada sih, tapi mengantre panjang," kata, Tarno sopir dump truk saat ditemui di SPBU di Jalan DI Panjaitan Kilometer 7.
(adi)

Komentar Via Facebook :