Kemendagri Kucurkan Rp 22 Miliar Dana Kelurahan untuk Batam

Kemendagri Kucurkan Rp 22 Miliar Dana Kelurahan untuk Batam

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri (Foto: Margaretha/batamnews)

Dodo

Batam - Pemerintah pusat mengalokasikan dana kelurahan atau dana alokasi umum tambahan sebesar Rp22 miliar untuk Kota Batam, Kepulauan Riau.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin mengakatakan bahwa dana kelurahan ini akan dibagi secara merata. 

"Ada 64 kelurahan di Batam sehingga setiap kelurahan mendapatkan sekitar Rp 300 juta," ujar Pebrialin di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (10/1/2019). 

Ia menyatakan dana itu akan dikelola oleh kelurahan secara langsung, tidak melalui kecamatan. Berbeda dengan pengelolaan Program Pemberdayaan Masyarakat Percepatan Infrastruktur Kecamatan (PMPIK) yang yang sudah dijalankan oleh pemerintah kota sejak 2016.

"Kalau PMPIK itu dikelola oleh kecamatan," kata dia. 
 
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syarifuddin mengatakan pemerintah menyiapkan Dana Alokasi Umum Tambahan sebanyak Rp 3 triliun untuk seluruh Indonesia, dan Batam mendapatkan sekitar Rp 22 miliar.

"Sesuai komitmen awal, DAU tambahan se-Indonesia sekitar Rp 3 triliun dibagi untuk 8.000 kelurahan lebih," kata dia.

Dana sebanyak itu hanya bisa digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Akan tetapi tidak dirincikan persentase penggunaannya. 

 "Kami kembalikan ke masing-masing kepala daerah," kata dia.

Ia juga menambahkan dana kelurahan ini dibagi berdasarkan kebutuhan masing-masing, dan dimungkinkan perolehan setiap kelurahan berbeda satu sama lain.  

"Bisa saja satu kelurahan memperoleh dana yang lebih besar karena berbagai pertimbangan, di antaranya jumlah penduduk lebih banyak," jelasnya. 

Kemendagri menyerahkan kepada kepala daerah untuk mengatur pembagian dana tersebut, karena lebih memahami kondisi daerahnya. Setelah diserahkan maka Wali Kota nantinya akan membuat peraturan pembagian dana tersebut. 

"Ada indikatornya, masing-masing akan diberi bobot berapa," ucapnya. 

(ret)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait