Prabowo Ingin Tingkatkan Penerimaan Pajak Gunakan Robot
Prabowo Subianto (Foto:net/tribunnews)
Jakarta - Timses Prabowo-Sandi berencana menggunakan IT dan Artificial Intelligence (AI) alias robot untuk meningkatkan penerimaan pajak negara.
AI merupakan kecerdasan buatan yang dapat mempelajari dan melakukan pekerjaan dengan baik seperti yang dilakukan manusia, bahkan bisa lebih baik dibandingkan manusia.
Tim Sukses Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, pihaknya sangat percaya diri dalam meningkatkan pajak. Langkah yang dilakukan adalah dengan memaksimalkan sistem IT dan AI.
"Mereka sangat yakin dan optimis dengan sistem optimalisasi sistem IT dan AI, kita juga bisa genjot dan kita bisa ke tingkat yang sudah didapat oleh negara seperti Thailand dan India, mereka sudah pakai IT dan AI" jelasnya di markas detik.com, Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Ia bercermin kepada negara Rusia yang dapat menaikkan pendapatan walaupun dengan menurunkan tarif pajak. Pihaknya ingin mencontoh apa yang telah dilakukan Rusia untuk bisa meningkatkan pajak lebih besar.
"15 tahun lalu mereka turunkan tarif pajaknya dari 80 persen, mereka turunkan jadi 13 persen tapi penerimaan pajak negara Rusia naik pesat, jadi itu contoh tanpa kita naikkan tarif ini bahkan kita turunkan, kita bisa dapat pajak lebih besar," ujarnya.
Penggunaan IT dan AI tersebut dipercaya dapat menaikkan pendapatan negara. Bahkan, ahli ekonomi pun optimis dengan langkah tersebut.
"Dengan kita pakai sistem IT dan AI itu, kita bisa dapat luar biasa kenaikan dan ahli dari bank dunia sudah sangat optimis kita bisa lakukan," katanya.
(*)
Komentar Via Facebook :