https://www.batamnews.co.id

Pertamina Segera Turunkan Harga BBM

SPBU Pertamina

Jakarta - Sejumlah badan usaha telah menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) merespons turunnya harga minyak dunia. Namun, PT Pertamina sebagai penyalur utama BBM dalam negeri masih belum menurunkan harga produk BBM non subsidinya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengungkapkan, salah satu alasan Pertamina belum menurunkan harga BBM non subsidi lantaran masih memiliki stok BBM yang dibeli sebelumnya saat harga minyak dunia tinggi. 

"Kan Pertamina stoknya banyak," kata Djoko di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa 11 Desember 2018.

Meski begitu ia mengatakan, Pertamina berjanji akan menurunkan harga BBM non subsidi pada Januari 2019. Jika janji itu diingkari, Djoko mengatakan pihaknya akan memanggil kembali PT Pertamina. 

"Ya janjinya Januari lah. (Kalau enggak ditepati) kita panggil lagi," katanya.

Ia juga mengakui belum ada sanksi khusus bagi Pertamina jika tidak menurunkan harga BBM di saat kondisi harga minyak dunia turun.

"Sanksinya, nanti lah. Nanti kan kita diskusi berdasarkan objektif, kita kan punya formula harga," ucapnya. 

Djoko pun mengungkapkan, hampir seluruh badan usaha penyalur BBM di Indonesia sebetulnya sudah menurunkan harga BBM di SPBU mulai dari Vivo Energi, Garuda Mas Energi dan AKR Korporindo hingga Total. Saat ini, badan usaha yang belum menurunkan harga BBM hanya Pertamina, Shell dan ExxonMobil. 

Pertamina sendiri, kata Djoko, belum melaporkan rencana penurunan harga secara resmi kepada Pemerintah.  

"Non subsidi kan cukup melaporkan bukan mengajukan. (Pertamina) belum," tuturnya.

(pkd)