Kemenpora: Tak Ada Niat Menjebak Pemuda Muhammadiyah
Apel Banser dan Kokam di Prambanan. (Foto:dok. Kemenpora)
Jakarta - Kemenpora menegaskan tak ada niat menjebak Pemuda Muhammadiyah lewat acara Kemah Pemuda Islam di Prambanan pada 2017 lalu. Acara itu sendiri digelar dengan niatan menjalin harmoni antar-ormas pemuda Islam, NU, dan Muhammadiyah.
"Tidak ada sama sekali Kemenpora dalam menjebak atau dimensi negatif lain, itu jauh panggang dari api," kata Deputi Kepemudaan Kemenpora, Asrorun Niam, Selasa (27/11/2018).
Niam yang ikut terlibat dalam menyukseskan Kemah Pemuda ini menjelaskan, sama sekali tidak ada niatan pihaknya mempermainkan acara yang bahkan sampai dihadiri Jokowi dan para menteri ini.
"Acara itu untuk meneguhkan komitmen dan tanggung jawab persatuan dan kesatuan pada NKRI. Agar Indonesia tetap lestari," beber dia.
Acara Kemah Pemuda ini sendiri digelar dengan perencanaan matang. Digelar rapat-rapat pendahuluan, hingga penetapan panitia. Kemudian pengajuan anggaran dan lainnya.
"Untuk Ansor sampai Rp 3 miliar karena mengurus akomodasi, sewa tempat, dan perlengkapan acara. Dan untuk Pemuda Muhammadiyah Rp 2 miliar untuk akomodasi dan lainnya," beber Niam.
Terkait persoalan hukum soal anggaran Kemah Pemuda ini, Niam sendiri kaget. Tapi dia menyerahkan ke pihak kepolisian.
"Kalau yang terkait hukum kami serahkan ke aparat penegak hukum," kata Niam.
(*)

Komentar Via Facebook :