Belasan Ribu Logistik Pemilu Disimpan di Gudang Bocor

Belasan Ribu Logistik Pemilu Disimpan di Gudang Bocor

Proses bongkar muatan logistik pemilu yang baru tiba di Batam. (Foto: Margaretha/batamnews).

Batam - Belasan ribu logistik berupa kotak suara dan bilik suara tiba di Gudang Persero eks penampungan barang bawaan kapal Pelni kawasan Sekupang, Batam, Kamis (22/11/2018). Logistik tersebut pertama kali masuk Batam melalui pelabuhan Batuampar, pagi tadi. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Syahrul Huda menyebutkan ada 14.342 kotak suara dan 6.152 bilik suara. Proses pengiriman logistik tersebut dari Pelabuhan Batuampar ke Sekupang dikawal ketat oleh pihak kepolisian. 

“Semua logistik itu dibawa dengan 5 mobil konteiner dari Batuampar,” ujar Syahrul. 

Untuk logistik lainnya seperti surat suara, Syahrul mengaku masih menunggu pengiriman dari pusat. Berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPHP) II total surat suara untuk Batam sebanyak 676.479 ditambah dua persen.

Pada saat bongkar muat logistik sempat mengalami sedikit kendala karena gudang persero bocor dan ditakutkan bisa merusak logistik.

"Karena bahannya dari kardus. Jadi kami sangat khawatir," kata dia.

Setelah ini, pihaknya akan segera koordinasi dengan persero untuk memperbaiki kebocoran. KPU Batam hanya sebagai penyewa, maka PT Persero yang akan menyelesaikan masalah tersebut.

"Kemarin kami sudah cek. Kondisi baik-baik saja. Tapi karena hari ini hujan jadi bisa ketahuan kebocorannya dimana saja," jelasnya. 

Sementara itu anggota Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza mengatakan kebocoran gedung penyimpanan ini harus segera diperbaiki. 

“Kami inginya penyimpanan aman. Jangan sampai saat hujan logistik basah dan rusak," ujar pada kesempatan yang sama. 

Untuk pengamanan gedung logistik, hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak kepolisian. 

“Nanti yang datang ke gudang harus izin dulu. Semua harus tercatat siapa yang masuk ke gudang,” kata dia. 

(ret)