4 Ayah dan Anak Ini Pernah Jadi Presiden

4 Ayah dan Anak Ini Pernah Jadi Presiden

Kim Jong Un di China (Foto: merdeka.com)

Dalam sejarah, ada beberapa keluarga yang secara kebetulan ayah dan anaknya bisa menjadi presiden. Siapa saja mereka?

1. Presiden Amerika Serikat

Ayah dari George Walker Bush ternyata pernah menjabat sebagai Presiden AS. George Herbert Walker Bush atau biasa dipanggil Bush Senior, untuk membedakan dengan anaknya, pernah menjadi Presiden AS ke-41 untuk masa jabatan 1989-1993. Sebelum menjabat presiden, Bush menjabat wakil presiden ke-43 dalam pemerintahan Presiden Ronald Reagan.

Selang beberapa tahun kemudian, anaknya, George Walker Bush, menjabat sebagai presiden ke-43 pada masa jabatan 2001-2009. Dia menggantikan Bill Clinton saat itu.

2. Presiden Indonesia

Indonesia juga mengalami masa-masa ini. Presiden Soekarno pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada periode 19451967. Ia berperan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

Dan anak perempuannya, Megawati Soekarnoputri puluhan tahun kemudian juga jadi presiden. Ia menjabat sebagai Presiden RI ke-5 pada masa jabatan 2001-2004. Sekaligus presiden wanita pertama di Indonesia.

3. Presiden Suriah

Sebelum Bashar al-Assad menjadi presiden, ayahnya lah yang lebih dahulu menjabat sebagai orang nomor satu di Suriah itu. Ayah Bashar al-Assad, Hafez al-Assad, adalah Presiden Suriah dari tahun 1971-2000 yang dikenal brutal. Sebelum menjadi presiden, Hafez kerap terlibat dan menjadi dalang kudeta pemimpin Suriah sebelumnya.

Pada 10 Juli 2000, Assad terpilih sebagai Presiden, menggantikan ayahnya, yang meninggal di kantor sebulan sebelumnya. Dalam pemilihan 2000 dan berikutnya 2007, ia mendapat 99,7 persen dan 97,6 persen dukungan, berturut-turut dalam referendum pada kepemimpinannya. 

Pada 16 Juli 2014, Assad dilantik untuk jangka waktu tujuh tahun lagi setelah mendapat 88,7 persen hasil suara dalam pemilihan presiden pertama yang diperebutkan dalam sejarah Ba'ats Suriah.

4. Pemimpin Korea Utara

Korea Utara tak menyebut presiden untuk orang nomor satu di negaranya, melainkan pemimpin tertinggi Korea Utara. Sebelum Kim Jong Un menjabat sebagai pemimpin, ayahnya yang terlebih dahulu menjabat di posisi itu. Ayahnya, Kim Jong Il, menjabat sebagai pemimpin Korea Utara sejak 1994. Ia juga menggantikan ayahnya, Kim Il-sung, yang telah memimpin Korut sejak 1948. Kim Jong-il diangkat menggunakan sistem di mana dialah satu-satunya calon pemimpin. 

Pada 2011, Kim Jong Il meninggal dunia dalam perjalanan dengan menggunakan kereta, penyebabnya karena kelelahan. Lalu jabatan sebagai pemimpin tertinggi diturunkan kepada anaknya Kim Jong Un. 

Sejak akhir 2010, Kim Jong Un dianggap sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara, dan setelah kematian ayahnya, ia dinyatakan sebagai "Penerus Agung" oleh stasiun televisi Korea Utara.

(aiy)