Soal LGBT di Batam, Dewan Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Ilustrasi.

Batam - Pemerintah diminta mengambil tindakan tegas menyusul eksistensi kaum Lesbian, Guy, Biseksual, Transgender (LGBT) yang semakin meluas.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Batam, Budi Mardianto berpendapat jika kaum LGBT ini dibiarkan tanpa tindakan dan pengawasan bisa berdampak buruk.

“Kalau tidak (ditindak dan diawasi) akan menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” ujar Budi, Senin (29/10/2018). 

Beberapa waktu lalu, kaum LGBT sudah mulai muncul dan mengadakan pesta di pantai. Namun karena kegiatan tersebut sudah bocor ke publik, terpaksa digagalkan. 

Menurut Budi, sebenarnya keberadaan kaum LGBT sudah berada dimana-mana, dan bukan hanya di Batam saja. Dia berpendapat, secara aturan juga tidak dibenarkan.

“Sudah sejak lama mereka ada, tinggal bagaimana peranan pemerintah, Ini yang dikawatirkan dampak LGBT yang tidak diawasi dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Baca: MUI Batam Kutuk LGBT, Santoso: Sama-sama Kita Awasi

Menurutnya cara yang dilakukan pemerintah saat ini berupa acara-acara seremonial, seperti seminar dinilai tidak efektif. Apalagi jika menyangkut kepada anak-anak dan pemuda.

“Harus ada tindakan yang nyata, yang benar-benar meyakinkan masyarakat,” kata dia. 

Namun peran orangtua juga paling penting dalam mengawasi dan mencegah anak-anak untuk tidak terlibat LGBT. 

“Jadi tidak hanya pemerintah tapi juga orangtua tentunya,” ucapnya.

(ret)