Tak Terima Dipukul KO, Agus Cari Kardiban dan Membacoknya

Tak Terima Dipukul KO, Agus Cari Kardiban dan Membacoknya

Tersangka penganiayaan Agus (Foto: Harry/Batamnews)

Bintan - Duel antara Agus (28) melawan Kardiban (23) ternyata berbuntut panjang. Agus tak terima kalah KO dalam duel tersebut. Ia kemudian mencari Kardiban ke rumahnya, di sana ia membacok tangan pemuda tersebut dengan membabi buta. Beruntung Kardiban selamat kendati tangannya nyaris putus.

Hasil penyelidikan polisi, tersangka Agus (28) nekat membacok Kardiban (23) bermotif sakit hati. Ia tak terima setelah kalah berkelahi.

Agus mencari Kardiban di Perumahan Indunsuri Raya, Blok H, Nomor 2, RT 001/RW 002, Kelurahan Tanjunguban Selatan.

Keduanya diketahui berkelahi di Kawasan Pasar Baru, Kecamatan Binut. 

Kapolsek Binut, Kompol M Jaswir mengatakan, kedua korban sempat bertemu di Kawasan Pasar Baru.

Ternyata dalam pertemuan itu timbul masalah percekcokan mulut hingga keduanya terlibat duel sengit.

"Keduanya bertemu di Kawasan Pasar Baru sekitar pukul 24.00 WIB," ujar Jaswir, Sabtu (29/9/2018).

Percekcokan dan perkelahian bermula ketika tersangka sedang duduk santai sambil mengkonsumsi minuman alkohol (mikol). Melihat tersangka mabuk, korban langsung menegurnya. Dikarenakan tidak terima teguran itu, tersangka dan korban terlibat cekcok mulut dan akhirnya berduel.

Dalam duel sengit itu tersangka kalah telak. Lalu, korbanpun meninggalkan tersangka di lokasi sekitaran pasar dan pulang ke rumahnya.

"Sebenarnya niat korban bagus menegur tersangka agar tidak minum-minum. Tapi tersangka tak terima dan akhirnya terjadilah kelahi. Tersangka kalah sehingga jadi dendam," jelasnya.

Dendam yang membara membuat tersangka semakin kalap. Sehingga tersangka pulang ke rumah untuk mengambil sebilah parang.

Kemudian tersangka mengejar korban ke rumahnya. Sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka berhasil masuk rumah korban dan secara membabibuta tersangka mengayunkan parangnya ke kaki dan tangan korban hingga nyaris putus.

"Pas tersangka ke rumah korban, ibu korban ada di rumah. Bahkan dalam insiden itu ibu korban hampir terkena sabetan parang. Beruntung ibu korban kabur dan meminta pertolongan," katanya.

(ary)