Stop 5 Kebiasaan Buruk Saat Memasak

Stop 5 Kebiasaan Buruk Saat Memasak

Ilustrasi (Foto: gwinnettpl.org)

Batam - Mempertimbangkan kebersihan dan kesehatannya, memasak makanan di rumah memang lebih dipilih karena terjamin daripada harus beli di luar. Maka dari itu, tidak jarang jika kebanyakan ibu rumah tangga memilih untuk memasak makanan sendiri di rumah untuk anak dan suaminya.

Meskipun sudah terkontrol kebersihan dan kesehatannya, namun ternyata hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya bisa saja menjadi penyebab keluarga jatuh sakit.

Salah satu yang mengakibatkan hal tersebut adalah kesalahan dalam proses memasak.

Nah, agar tidak salah lagi, berikut 5 kebiasaan buruk saat memasak yang harus segera dihentikan!

1. Memanaskan minyak hingga berasap

Pada umumnya, sebelum memasak kamu akan memanaskan minyak di panci terlebih dahulu. Setelah kompor dinyalakan, biasanya kamu akan menuangkan minyak dan menunggunya hingga panas sambil melakukan hal lain seperti mengiris bahan makanan.

Namun akibat terlalu asyik mengiris, kamu terkadang tidak menyadari bahwa minyak yang kamu panaskan sudah mengepul tinggi. Jika sudah begitu, berarti minyak sudah sangat panas dan kamu harus sudah siap memasak. Minyak panas yang mengeluarkan kepulan asap tak hanya mengeluarkan bau tak sedap.

Ternyata, hal itu juga berarti telah memecah antioksidan pada minyak dan bisa membentuk senyawa berbahaya bagi siapapun yang mengonsumsinya. Maka dari itu, ketika memasak, jangan tunggu minyak terlalu panas ya!

Agar lebih sehat, kamu bahkan dapat menggunakan sedikit minyak pada bahan makanan.

2. Satu panci penuh dengan bahan makanan

Memasak membutuhkan sedikit kesabaran. Kadang kamu ingin lebih cepat dalam memasak dengan memasukkan bahan-bahan sekaligus ke dalam panci. Meskipun cepat, namun sebenarnya hal itu justru akan memperlambat proses kematangan.

Mengisi panci penuh dengan bahan makanan dapat membuat uap dalam panci tidak merata. Begitu juga halnya saat memasak daging. Terlalu banyak daging dalam satu wadah akan menurunkan suhu panci terlalu cepat. Hal tersebut akan berdampak pada hasil masakan kamu yang kurang matang secara merata.

Mengonsumsi makanan yang kurang matang sama saja akan membawa bibit penyakit ke dalam tubuh.

3. Membilas daging sebelum memasak

Membilas daging mungkin menurut kamu dapat menyingkirkan lendir dan kotoran. Namun nyatanya, hal tersebut justru dapat mencemari wastafel kamu dengan bakteri yang terdapat pada daging.

Maka dari itu, sebaiknya, tepuk-tepuklah daging kamu dengan handuk kertas untuk menghilangkan residu yang tidak diinginkan.

Proses yang satu ini juga cocok kamu aplikasikan ketika kamu sedang memasak daging kambing atau domba. Kamu cukup menepuk daging dengan tisu dan membungkusnya dengan daun pepaya agar daging terasa lebih empuk.

4. Penggunaan panci anti lengket

Jangan lupa untuk selalu mengecilkan api saat menggunakan panci anti lengket. Suhu yang tinggi dapat menyebabkan lapisan anti lengket melepaskan PFSc (perfluorocarbons) dalam bentuk asap.

PFSc sendiri dapat mengakibatkan kerusakan hati dan masalah perkembangan pada siapapun yang mengonsumsinya.  Maka dari itu, sebaiknya kamu juga memeriksa petunjuk penggunaan dari produsen mengenai suhu yang disarankan saat memasak.

5. Penggunaan peralatan logam di panci anti lengket

Menggunakan peralatan logam dalam panci anti lengket bukanlah ide yang baik. Kamu secara tidak langsung dapat menggores permukaan panci.

Jika sudah begini, maka bukan hanya pancimu saja yang akan mudah rusak, namun partikel dari panci anti lengket pun dapat masuk ke dalam makanan. Partikel dari panci anti lengket tersebut jika tercampur pada makanan maka akan sangat berbahaya sekali bagi anggota keluargamu.

Maka dari itu, sebaiknya gunakanlah kayu atau peralatan karet yang aman saat menggunakan panci anti lengket.

Nah, itulah kelima kebiasaan buruk yang harus dihentikan pada saat memasak makanan. Agar keluarga tetap sehat dan terhindar dari penyakit, yuk mulai hindari 5 hal di atas!

(aiy)


Berita Terkait