Penyelundup Mikol dari Singapura Ditembak Mati TNI AL Tanjungbalai Karimun

Penyelundup yang ditangkap TNI AL (Foto: Batamnews)

Karimun - TNI AL Tanjungbalai Karimun menembak mati seorang penyelundup minuman beralkohol dari Singapura. Para penyelundup itu diduga berusaha melawan.

Penembakan setelah terjadi aksi pengejaran. Kapal penyelundup berisi sekitar 10 orang. 

Kapal tersebut membawa barang ilegal dari Singapura berupa minuman beralkohol tanpa cukai, Rabu (12/9/2018) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebelum dilakukan penembakan ke arah kapal, petugas telah memberikan tembakan peringatan. Namun speed boat tersebut mengarahkan lambungnya untuk menabrak kapal Petugas.

Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro menyebutkan, speed boat tersebut mengarahkan lambung kanannya ke arah kapal petugas. Kemudian speed tersebut berputar-putar mengelilingi kapal petugas.

"Mereka mengelilingi speed anggota, akibatnya gelombang dihasilkan membahayakan anggota," ujar Catur.

Kemudian, setelah itu speed boat tersebut menjauhi speed petugas. Namun, nahkoda berbalik arah dan berniat ingin menghantam kembali speed petugas.

Karena merasa terancam, petugas melakukan tembakan kerah speed tersebut, tujuannya untuk melumpuhkan mesin.

Akibatnya, dua orang tertembak petugas. Sementara delapan orang lagi tidak bisa berkutik setelah petugas berhasil menguasai speed bermuatan mikol itu.

Kedua orang tersebut ialah Kasman dan Roni. Namun nasib Kasman nahas, ia meregang nyawa karena peluru menembus dadanya, sementara Roni terkena dibagain lengan.

"Dua orang terkena tembakan, satu meninggal dunia setelah di Puskesmas, satu lagi kita rujuk ke rumah sakit," ucap Catur.

Kasman saat ini telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumahnya di Tanjung Pelanduk, Moro, Karimun. Sementara Roni masih mendapat perawatan.

(aha)