Asian Games 2018

Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo Akan Sumbangkan Emas untuk Indonesia

Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo Akan Sumbangkan Emas untuk Indonesia

Duo bulutangkis Indonesia Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo berharap bisa memberikan emas untuk Indonesia selaku tuan rumah di Asian Games bulan ini.

Eliza Gusmeri

Jakarta - Duo bulutangkis Indonesia Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo berharap bisa memberikan emas untuk Indonesia selaku tuan rumah di Asian Games bulan ini.

Tim ganda putra Indonesia yang juluki minion ini berada diperingkat teratas dunia saat ini. Pada Asian Games sekitar 11.300 atlet dari seluruh Asia akan bersaing dalam 40 cabang olahraga yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Badminton termasuk cabang yang paling diandalkan Indonesia. Gideon dan Sukamuljo mulai bermain pada usia dini. 
Mereka dipasangkan tiga tahun lalu dan telah mengumpulkan beberapa gelar bersama di turnamen besar, termasuk awal tahun ini di All England Open yang bergengsi.

"Saya pikir ketinggian tidak mempengaruhi kinerja kami. Yang penting adalah kepercayaan diri," kata Gideon.

Pasangan ini meraih gelar All England Open dengan mengalahkan duo Denmark Carsten Mogensen dan Mathias Boe, yang menempati peringkat No. 2, dan akan menjadi favorit yang kuat untuk mendapatkan emas ganda putra pada 28 Agustus.

Indonesia memiliki sejarah panjang sukses di kompetisi bulutangkis internasional, terakhir melalui juara Olimpiade dan tunggal dunia yang sekarang sudah pensiun, Taufik Hidayat.

Tan Joe Hok menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan All England Open pada tahun 1959 ketika negara itu pertama kali berkompetisi di turnamen tersebut, mendaratkan medali emas putra Asian Games pertama di Jakarta pada tahun 1962.

Susi Susanti, peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Barcelona 1992, mengatakan olahraga itu secara alami masuk ke banyak orang Indonesia tetapi menambahkan bahwa setiap pemain didorong untuk mengembangkan gaya mereka sendiri, yang, katanya, membedakan mereka dari kebangsaan lain.

Indonesia telah memenangkan 26 medali emas di bulu tangkis lebih dari 15 versi Asian Games, kejuaraan tim putra Piala Thomas 13 kali dan setara untuk wanita, Piala Uber, tiga kali.

Sejak bulutangkis menjadi olahraga Olimpiade pada tahun 1992, bagaimanapun, persaingan dari negara-negara seperti Cina, India, Denmark, Malaysia dan Jepang telah tumbuh secara nyata.

"Sepertinya akan sangat sulit untuk membawa pulang Piala Thomas dan Uber, karena sekarang persaingan antar negara sangat sulit," kata Gatot S. Dewa Broto dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia.

(*)


 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait