Alibi Nasrun: Tini Minta Dibunuh

Polisi tengah menggelar prarekonstruksi di sebuah kebun di Jalan Ganet Tanjungpinang (Foto: Adi/Batamnews)

Tanjungpinang - Akhirnya NS mengakui bahwa dirinya telah menghabisi nyawa Supartini alias Tini di kebun milik keluarga Ns di Jalan Gaget, Kijang Kencana, Tanjungpinang Timur.

NS beralasan menghabisi nyawa karena permintaan Tini, sebab kehamilan Tini hasil dari hubungan gelap mereka itu, tak kunjung bisa di gugurkan.

“Ia (korban Tini) jusru ingin mengeluarkan itu, karena tak mau menanggung aib keluarganya dan dia meminta saya membunuhnya,” kata NS saat di Satreskrim Polres Tanjungpinang, Jumat (20/7/2018).

NS mengaku ia ingin bertanggung jawab atas kehamilan Tini, tapi Tini tak mau menanggung malu keluarga.

Baca juga: 

Terungkap, Nasrun Berniat Buang Supartini di Senggarang

Keluarga Supartini Minta Nasrun Dihukum Mati

Ngeri, Transkrip Percakapan Terakhir SMS Supartini dan Nasrun

 

“Bunuh aja saya karena tak sanggup lagi mengeluarkan,” kata NS meniru apa yang dikatakan Tini kepadanya.

Nasrun pun mengaku memenuhi permintaan Tini. Ia menghabisi Tini dengan sebuah balok kayu. 

"Dia ingin dihabisi dengan cara itu, biar tak menderita," ujar Nasrun.

Setelah membunuh Tini, ia membuang mayatnya di Jembatan III Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat malam lalu. Ia ditemukan mengambang tiga hari kemudian.

Polisi menjerat Nasrun dengan pasa pembunuhan berencana. Ia terancam hukuman mati. 

(adi)

 

SHARE US :