Tim SAR Bintan Cari Nelayan yang Hilang di Pesisir

Tim SAR Bintan Cari Nelayan yang Hilang di Pesisir

Lokasi hilangnya nelayan Desa Air Gelubi. (Foto: ist/batamnews)

Bintan - Nelayan Pulau Buton, Desa Air Gelubi, Muhani (50) dikabarkan hilang di Perairan sekitar Kecamatan Bintan Pesisir, Senin (16/7/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Tanjungpinang, Budi Cahyadi membenarkan adanya informasi hilangnya seorang nelayan asal Pulau Buton, Desa Air Gelubi. Korban hilang saat melaut di sekitar perairan Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir.

"Dikabarkan korban melaut pada Senin (16/7/2018) dengan menggunakan boat pancung. Keesokan harinya, Selasa (17/7/2018), boat pancung itu ditemukan nelayan lain di atas batu karang di sekitar Pulau Pangkil Besar (Pulau Mapur). Namun korban tidak berada di kapal tersebut," ujar Budi Cahyadi, Rabu (18/7/2018).

Hingga saat ini, kata Budi, korban belum kembali ke rumahnya. Warga Desa Air Gelubi sendiri juga belum melakukan pencarian ke daratan Pulau Mapur dikarenakan cuaca buruk.

"Terakhir diinformasikan korban mengenakan baju Partai Demokrat saat melaut. Tapi kami lagi pastikan dulu kebenarannya," katanya.

Dari 16-17 Juli 2018, Kantor SAR Tanjungpinang juga belum melakukan pencarian terhadap korban. Sebab harus dipastikan terlebih dahulu informasi tersebut.

Sebab berdasarkan SOP Basarnas jika kapal tidak ada alat komunikasi maka 2 X 24 jam masih dikategorikan tingkat Incerfa atau meragukan.

"Namun untuk sekarang ini tindakan yang kami ambil dengan mengerahkan Kapal RB 209 untuk ke lokasi pencarian. Di sana kami akan bergabung dengan Tim SAR yang sudah ada di lapangan," ucapnya. 

(ary)


Berita Terkait