Usulan Kebutuhan 1.517 CPNS di Natuna belum Direspon KemenPAN

Usulan Kebutuhan 1.517 CPNS di Natuna belum Direspon KemenPAN

Apel pagi PNS dipimpin Bupati Natuna, Hamid Rizal di halaman Kantor Bupati Natuna. Usulan kebutuhan PNS belum direspon KemenPAN hingga kini. (Foto: Batamnews)

Natuna - Kebijakan moratorium perekrutan CPNS dari KemenPAN-RB berdampak ke daerah. Kabupaten Natuna sendiri sudah empat tahun tidak bisa merekrut CPNS. Padahal di setiap OPD masih kekurangan pegawai.

Untuk menutupi kekurangan ini, sebelumnya Bupati Natuna telah menyurati dan mengusulkan sekitar 1.517 CPNS ke KemenPAN-RB. 

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Natuna Ewita Yuda mengatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan dari kementerian terkait atas usulan yang sudah dilayangkan oleh Pemkab Natuna.

"Belum ada titik terang berapa nominal angka disetujui Menpan terkait Kuota CPNS yang  diusulkan Bupati Natuna. mudah mudahan semua disetujui," ucap Ewita Yuda Selasa (3/6/2018) di ruang kantornya.

"Kemarin ada konsolidasi ke BKN tentang usulan itu. Tapi belum ada keputusan resmi," tambahnya

Ia menjelaskan, penerimaan CPNS ini dijanjikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi setelah Pilkada 2018. Tapi hingga saat ini belum ada progres, kita masih menunggu dan terus monitor di website mereka.

"Yang diusulkan Bupati Natuna itu 1.517. Bidang Farmasi dan Kesehatan mendapat kuota  262, Pendidikan 382 , teknis 873.  Jika kuota tersebut tidak disetujui, maka untuk bidang farmasi yang kita utamakan, memperbanyak merekrut bagian medis dan pendidik," ujar Ewita

Ewita juga menjelaskan Penerimaan CPNS secara online dan dilakukan Transparan. Artinya test CPNS semua pakai komputer, dan hasil nilai ujian bisa langsung dilihat. 

"Untuk menunjang putra daerah dan mempermudah masuk calon CPNS, maka BKPP kabupaten Natuna akan melakukan pelatihan simulasi, penggunaan Computer Assisted Test (CAT). Mengingat pelaksanaan CAT berada di Pekanbaru, maka Pemerintah Daerah mengundang Kangrek 12 ke natuna guna mempermudah masyarakat Natuna yang akan mengikuti simulasi pelatihan," jelasnya.

"Jadi untuk Tes CPNS tidak main-main. Untuk itulah kita akan lakukan simulasi khusus anak daerah agar mereka tidak canggung saat mengikuti seleksi nanti," timpalnya lagi.

(Rozali)


Berita Terkait