https://www.batamnews.co.id

Duh, Buruh di Batam Jadwalkan Mogok Kerja Tiga Hari

Polwan yang tengah berjaga saat demo buruh di Batam (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Puluhan perwakilan buruh Kota Batam kecewa. Lagi-lagi Gubernur Kepri Nurdin Basirun tidak hadir di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (3/5/2018).  

Pimpinan Cabang Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Muhammad Mustofa mengatakan, ketidakhadiran Gubernur Kepri seperti dibuat-buat. 

"Kita sangat kecewa luas biasa," ujarnya di depan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kadisnaker Rudi Syakyakirti dan anggota buruh lainnya. 

Ia melanjutkan, tidak ada itikad baik gubernur untuk datang menemui para buruh, pihaknya hanya perlu kejelasan prosedur apa yang salah sehingga UMSK tidak ditandatangani. 

"Kita tidak nuntut banyak kok, kalau ada yang salah diaturan coba jelaskan, kan nggak, koar sana koar sini tapi tidak pernah mau menjumpai kami," katanya.

Mustofa mengatakan, para buruh sudah melakukan konsolidasi jika memang hari ini Gubernur Kepri tidak datang maka kita akan adakan aksi mogok daerah selama tiga hari Senin-Selasa (7-8/4/2018). "Total seluruh ribuan massa anggota serikat akan kita kerahkan," ujarnya. 

Ia menjelaskan, aksi akan dilaksanakan hari pertama di Kota Batam sedangkan selanjutnya di Kantor Gubernur Kepri Dompak. 

"Bukan ini yang kita inginkan tetapi bagaimana lagi. Pemerintah hanya janji saja, ya kita tempur," ujarnya. 

Puluhan buruh disambut Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Rudi meminta maaf kepada buruh. Pasalnya ia sudah menjanjikan akan mendatangkan gubernur. 

"Saya minta maaf? Ketika ditelpon ia bilang belum mengatur jadwal untuk menemui para buruh," ujar Rudi.

Sebelumnya, pada perayaan May Day 2018, buruh demo di depan kantor Pemko Batam. Mereka menuntut agar disahkannya SK Upah Minimun Sektoral Kabupaten/kota (UMSK). 

Wali Kota Batam Muhammad Rudi berjanji akan menfasilitasi pertemuan buruh dan gubernur di kantornya hari ini, namun, gubernur tidak bisa hadir.

(tan)