Karyawan Lagoi Dibegal Jalur Lintas Barat

Karyawan Lagoi Dibegal Jalur Lintas Barat

Korban begal Mir (Foto: Harry/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Bintan - Karyawan sub kontraktor (subcon) kawasan pariwisata Lagoi, Mir, dibegal ketika hendak pergi kerja di Jalur Lintas Barat, Bintan, Kepri, Senin (2/4/2018) pagi. Beruntung nyawanya bapak satu anak ini selamat dalam aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

Informasi di lapangan, korban saat itu mengendarai motor hendak pergi ke tempat kerjanya di Departemen HRD, PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Lagoi. Ketika melalui Jalur Lintas Barat, korban diikuti oleh dua orang tak dikenal (pelaku) yang mengemudi motor gede (moge). 

Lantas, kedua pelaku mendekati korban dan menarik tas yang disandang korban. Karena tarikan keras itulah korban terjatuh dari motornya dan tersungkur ke jalanan. Lalu, kedua pelaku itupun kabur.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka-luka di bagian tangan dan kakinya. Sedangkan pelakunya masih bebas berkeliaran.

"Iya, kami taunya dari Facebook (Fb) kalau ada korban begal di Jalur Lintas Barat. Ini harus ditindaklanjuti oleh polisi, kalau tidak bakal ada korban lagi," ujar Wiwik, wanita asal Kecamatan Toapaya ini, Selasa (3/4/2018).

Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tanjungpinang ini berharap seluruh jalanan di Kabupaten Bintan bisa terang benderang. Kemudian kepolisian juga harus rutin menggelar patroli keliling seperti di Kota Tanjungpinang.

"Kalau jalanan terang dan patroli keliling rutin, niscaya aksi begal dapat dicegah. Seperti di Tanjungpinang, polisi rutin keliling dan jalanannya terang benderang," jelasnya.

Karyawan Kawasan Pariwisata Lagoi, Andri meminta agar kejadian yang menimpa korban segera ditindaklanjuti. Dia berharap juga kepada polisi bisa segera meringkus pelaku begal tersebut. Karena dikhawatirkan akan banyak korban-korban lainnya.

"Pelaku harus ditangkap dan hukum seberat-beratnya. Sehingga gak ada pelaku-pelaku lainnya yang berani beraksi di Jalur Lintas Barat lagi," ucapnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Bintan, AKP Adi Kuasa Tarigan ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp untuk menanyakan masalah ini. Dia hanya membaca pesan yang dikirim saja tetapi tidak membalasnya. 

(ary)