Industri di Bintan Diduga Buang Limbah Gunakan Kapal Roro
Tiga truk limbah berjejer di Pelabuhan ASDP/Roro Tanjunguban (Foto: Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Bintan - Industri di Bintan, Kepulauan Riau, diduga kerap membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ke Batam. Limbah itu diangkut mobil dan diseberangkan dengan kapal Roro di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara (Binut).
Supervisor Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Astuni mengatakan, sudah beberapa kali truk muatan limbah B3 diseberangkan dari Tanjunguban ke Batam. Termasuk keberadaan tiga truk muatan limbah yang terpakir selama 4 hari di pelabuhan ini.
"Sudah beberapa kali pengangkutan limbah B3 itu dilakukan. Tapi tak satupun aktivitas itu dikoordinasikan dengan kami," ujarnya, kemarin.
Ironisnya lagi pengangkutan limbah B3 dengan truk itu menumpangi kapal Roro. Pastinya sangat banyak membahayakan jiwa pengendara maupun penumpang di dalam kapal itu. Sebab limbah ini selain merusak kesehatan juga mudah terbakar dan meledak.
"Harusnya koordinasikan dulu sama kami. Karena mengangkut limbah tidak bisa sembarangan apalagi menumpangi kapal yang banyak penumpangnya," katanya.
Bagian Pengelolaan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan membenarkan bahwa ada dua perusahan yang mengerahkan tiga truk mengangkut limbah B3 itu. Rencananya limbah itu akan disebrangkan ke Batam melalui Pelabuhan ASDP Tanjunguban.
"Dari hasil pengecekan dua perusahaan yang punya tiga truk muatan limbah tersebut. Yaitu PT Pertamina Tanjunguban dan PT Pertama Precision Bintan, Lobam," jelasnya.
Dua dari tiga truk muatan limbah B3 itu milik PT Pertamina Tanjunguban. Sedangkan truk satu lagi milik PT Pertama Precision Bintan, Lobam. Pihak DLH Bintan sudah melakukan pengecekan dan proses pemberian izinnya.
Maka untuk kedepannya pengangkutan serta penyebrangan limbah B3 itu dari Tanjunguban ke Batam tidak terkendala lagi.
"Kami tegaskan lagi bagi perusahaan yang belum mengajukan pengecekan kepada DLH. Dilarang keras untuk mengangkut limbah apalagi menyebrangkan ke daerah lain," ucapnya.
(ary)
Komentar Via Facebook :