Dilarang Ikut Geng Motor, Remaja Ini Ancam Bunuh Orangtuanya

Dilarang Ikut Geng Motor, Remaja Ini Ancam Bunuh Orangtuanya

Ilustrasi geng motor. (foto:ist net)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pasangan suami istri Kamis dan Sumila, warga Sagulung, Batam, Kepulauan Riau melaporkan anak sulung mereka, MF (16), ke Polsek Batuaji. Pasalnya, mereka diancam akan dibunuh MF karena melarangnya bergabung di geng motor, Viking Leadership. Waduh...

Orangtua MF membuat laporan pada Selasa (17/3/2015). MF lalu diamankan polisi saat main game di warnet Komplek Ruko Permata Laguna, Batuaji.

"Laporannya kita terima, tapi tak diproses, kita hanya memberikan pengarahan dan membuat surat perjanjian tak lagi mengulangi perbuatannya. Anaknya sudah diserahkan pada orangtuanya,"kata Kapolsek Batuaji, Kompol Zaenal Arifin.

Sumila mengaku, ia melarang anaknya bergabung dengan geng motor setelah tak pulang ke rumah selama tiga hari. "Karena kerjaannya itu gak ada gunanya, saya nasihati, tapi saya malah diancam akan dibunuhnya," katanya sambil menangis.

Sumila mengatakan, sifat anaknya berubah 180 derajat sejak bergabung dengan geng motor. Selain kecanduan game di internet, MF juga suka berkelahi. Bahkan, ia pernah memukul gurunya karena salah. "Akhirnya anakku dikeluarkan dari sekolah,” tambahnya.

Laporan itu supaya bisa membuat jera anaknya tersebut.

(ind/bbs)