Mal Pelayanan Publik Batam Selesai 20 November, Ini Fasilitasnya

Wali Kota Batam M Rudi meninjau lokasi Gedung Sumatera Promotion Center yang dijadikan Mal Pelayanan Publik. (foto: ret/batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Persiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam di Gedung Sumatera Promotion Center, Batam Centre sudah mencapai 70 persen. Saat ini masih dalam proses penataan. 

"Perangkatnya semua, baik mebel dan yang lain sudah jadi. Tinggal pasang. Lalu perbaikan atap yang bocor. Supaya tidak banjir, atap dibuka semua, diperbaiki. Sabtu selesai," ujar Kepala Dinas Penamanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Gustian Riau, Jumat (10/11/2017).

Gustian mengungkapkan pembangunan MPP diperkirakan sudah selesai tanggal 20 November. Maka dari itu tanggal 23 November, seluruh instansi diwajibkan untuk mengisi MPP, setelah itu langsung beroperasi. 

Peresmian direncanakan pada 5 Desember oleh Presiden RI. 

"Diharapkan semua instansi sudah bersedia untuk menempati tanggal 23. Dari tanggal 23 sampai peresmian kita akan lakukan pembenahan sistem. Hampir semua perizinan online ada di sini. Tapi kita ingin terintegritas," jelasnya.

Gustian mengatakan, rencana pembangunan MPP di Batam ini sudah didengar Departemen Perizinan Singapura. Dan disambut baik oleh instansi negara tetangga tersebut.

MPP ini juga akan menyambut calon investor dengan berbagai fasilitasnya. Di lantai II, ada tiga ruang rapat yang representatif, serta auditorium berkelas. Ruangan ini bisa digunakan oleh investor untuk rapat dan sebagainya.

"Untuk back office, beberapa instansi juga sudah menyiapkan ruang masing-masing. Seperti Bea Cukai sudah ada khusus. Imigrasi, Samsat juga sudah ada. Pemko di Lantai II, BP Batam di Lantai III," papar Gustian.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kominfo akan menyiapkan SMS Gateway untuk pendaftaran di Mal Pelayanan Publik (MPP).

"Jadi nanti pengantrean cukup SMS. Sistem antreannya online," katanya.

Selain itu, untuk memudahkan sistem pelayanan, seluruh pelayanan yang ada di MPP akan terkoneksi dalam satu website. Dengan total 340 perizinan yang akan dilayani oleh MPP. 

"Satu kesatuan dibuat, supaya memudahkan, jadi seluruhnya terkoneksi," kata dia.

(ret)
SHARE US :

Berita Terkait