Kapal Aliang Karam di Barelang, Ini Kata TNI AL

Kapal Aliang yang tenggelam di perairan Jembatan V Barelang (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pangkalan TNI Angkatan Laut IV Tanjung Pinang akhirnya buka suara atas tragedi tenggelamnya kapal kayu KM. Sukses Bahagia 89 milik pengusaha Aliang yang tenggelam dalam peristiwa kecelakaan laut dari Tanjungpinang menuju Tanjung Balai Karimun yang terjadi, Jumat (27/10/2017).

Dari informasi yang didapatkan batamnews.co.id Lantamal IV, kapal yang diketahui milik Aliang tersebut awalnya berangkat sekira pukul 14.00 WIB menuju Tanjungbalai Karimun. Di tengah perjalanan di perairan Dapur 3 Jembatan V Barelang, kapal diterpa angin kencang dan nakhoda mengaku kewalahan mengendalikan kapal.

Warga setempat berusaha memberikan bantuan berupa menarik kapal ke bibir pantai namun posisi saat ini Kapal sudah tenggelam dengan posisi kandas  dan miring lambung kanan.

"Saat ini Kapal KM Sukses Bahagia 89 dalam pengawasan Posal Galang disertai beberapa warga turut membantu menjaga kapal tersebut dari pengarahan dan pemiliknya Aliang dimana dalam muatan dalam kapal tersebut barang kelontong (Campuran) dan biji karet," ujar Danlanatamal Laksamana Ribut Eko. S kepada batamnews.co.id, Senin (30/10/2017).

Eko menambahkan, kapal tersebut dinakkodai Maryadi dengan 3 ABK yakni Cecep Setiawan, Agus serta Darmawan serta kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta rupiah.

“Kapal tersebut dinakkodai Maryadi dengan 3 ABK yakni Cecep Setiawan, Agus serta Darmawan serta kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta rupiah," kata  Eko.

Selain itu sambung Eko, kapal tersebut saat ini sedang diapungkan dengan menggunakan drum dan isi muatan air didalam kapal disedot menggunakan pompa. 

Eko menuturkan, nantinya kapal tersebut setelah disedot akan ditarik ke Tanjungpinang untuk diperbaiki. 

"Kapal tersebut setelah disedot akan ditarik ke Tanjungpinang untuk diperbaiki," ujar dia.

(jim)

 


Berita Terkait