https://www.batamnews.co.id

Polisi Selidiki Dua Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aprianti

Aprianti dalam perawatan tim medis di Rumah Sakit Bakti Timah, Teluk Uma, Tebing, Karimun (Foto: Edo/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Korban penyiraman air keras, Aprianti (20), masih menjalani perawatan di RS Bakti Timah, Tebing, Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Aprianti menderita luka bakar setelah disiram dua orang pelaku pada Sabtu (14/10/2017) sore.

Ia menderita luka bekas air keras di bagian punggung dan kaki sebelah kiri. Hingga saat ini polisi masih mengidentifikasi pelaku.Belum diketahui apa motif dari penyiraman itu. 

Gadis berusia 20 tahun disiram air keras saat pulang dari bekerja. Pelaku menggunakan sepeda motor. Diduga kedua orang tersebut adalah laki-laki.

Namun identitas pelaku belum dikantongi polisi. Aprianti mendapat luka cukup parah di bagian punggung, serta kakinya cukup parah. 

"Korban mengalami luka di bagian Punggung dan kaki sebelah kiri, diduga akibat siraman air keras," kata Kapolsek Balai Karimun, Kompol Jhon Henry Rakuta Sitepu.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti-bukti. Polisi juga tengah menyelidiki pelaku.

Polisi juga belum mengorek keterangan lebih dalam dari Aprianti terkait insiden tersebut.

Polisi juga belum dapat memastikan motif penyerangan tersebut. Apakah karena dendam sakit hati, urusan pekerjaan atau masalah asmara.

"Kita masih lidik, korban masih dalam perawaran," kata Kapolsek Balai Karimun.

(edo)