Tim Terpadu Tunda Penggusuran Ruli Bukit Timur Tanjunguma

Tim Terpadu Tunda Penggusuran Ruli Bukit Timur Tanjunguma

Sejumlah tim penggusuran membentuk formasi sebelum rencana penggusuran ruli Bukit Timur Tanjunguma Batam (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Penggusuran rumah liar di Bukit Timur, Tanjunguma, Jodoh, Batam, terpaksa ditunda. Hujan lebat membuat rencana penggusuran batal.

Ancang-ancang penggusuran sudah tampak sejak siang. Namun sejumlah warga setempat berusaha bertahan. Ratusan tim gabungan tampak sudah siap sedia.

“Kita akan tetap jadwalkan penggusuran, tapi kapannya kita rahasiakan dahulu,” ujar Syuzairi, Ketua Tim Penertiban Ruli Bukit Timur kepada batamnews.co.id, Kamis (12/7/2017).

Tampak di lapangan, ratusan aparat yang sudah siap berhadap-hadapan dengan massa, terpaksa mundur mengingat hujan lebat turun. Aparat pun memilih berteduh.

“Hujan juga menjadi penghalang kita untuk menggusur,” ujar Syuzairi. Syuzairi mengatakan, rencana penggusuran itu tidak ada perlawanan.

Hanya saja hal tak terkira seperti adanya orangtua yang sakit parah, kemudian yang bergesekan dengan SARA, membuat tim berpikir ulang.

“Kita sudah bergerak, tapi karena itu tadi,” ujar dia. Syuzairi mengatakan, masih tersisa sekitar 50 rumah lagi berada di Bukit Timur yang belum selesai digusur.

Syuzairi juga mengimbau warga membicarakan kembali dengan pihak perusahaan mengenai ganti rugi dalam penggusuran tersebut.

“Kita imbau kepada warga untuk menerima kompensasi dan berbicara lagi dengan pihak perusahaan,” ujar dia.***

(edo)