"Pak Wali Tak Lagi Mesra Sama Kami"
Walikota Batam Rudi berbicara di depa para sopir taksi pangkalan di Kantor Walikota Batam (Foto: Yude/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ratusan sopir taksi pangkalan di Batam menggelar unjuk rasa mendadak ke Kantor Walikota Batam di Jalan Engku Putri Batam Centre, Batam, Kamis. Para sopir tersebut memprotes keberadaan taksi berbasih aplikasi online.
Walikota Rudi pun menerima langsung para sopir taksi dari berbagai pangkalan tersebut. Ia mengajak para sopir duduk di lobi kantor walikota.
Situasi berjalan damai, tidak ada kericuhan yang terjadi, hanya sorakan sorakan tampak sahut menyahut. "Hidup Rudi!” Begitu suara para sopir taksi menggema.
Seorang perwakilan Forum Peduli Taksi Batam, Omo, mengatakan, hubungan mereka dengan walikota tak seperti dulu lagi.
"Dulu Pak Wali mesra kepada kami, sekarang sudah kurang mesra," kata dia.
Tak lupa Omo memprotes taksi berbasis aplikasi online. Diantaranya Grab, Uber, serta Go-Car yang kian masif. Keberadaan taksi online itu dianggap mengancam periuk nasi para sopir taksi non aplikasi tersebut.
Insiden demi insiden pun terjadi pasca dikeluarkan larangan dari Dishub Kota Batam mengenai transportasi berbasis online di Batam.
Sejumlah sopir taksi disweeping. Diantaranya di Bandara Hang Nadim Batam dan BCS Mall Baloi.
Rudi menjelaskan bahwa tindakan dari pemerintah kota Batam jelas melarang dan tidak memberikan izin kepada transportasi aplikasi ini. Bahkan tahun lalu ia sudah mengirimkan surat ke Jakarta melalui Dinas Perhubungan.
Rudi mengatakan bahwa apa yang disampaikan para sopir taksi ini nanti akan dibicarakan bersama Kapolresta Batam mengenai tindakan terhadap taksi online.
"Apa yang bapak bapak sampaikan sudah saya respon, nanti akan saya sampaikan ke Kapolres dan bagaimana tindakannya," kata dia.***
(yud)

Komentar Via Facebook :