Tidak Ikut Jokowi ke Natuna, Djarot Bilang Bahaya Tinggalkan Jakarta

Tidak Ikut Jokowi ke Natuna, Djarot Bilang Bahaya Tinggalkan Jakarta

Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (foto: ist/detik)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Presiden Jokowi, sejumlah menteri dan 23 gubernur di Indonesia terbang ke Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017) untuk menyaksikan puncak Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI. Namun, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak memenuhi undangan Jokowi. Ada apa?

Apa alasan Djarot tidak undangan Jokowi itu? "Saya diundang untuk ambil privat. Saya sudah minta izin untuk tidak bisa ikut, karena tanggung jawab di Jakarta jauh lebih penting," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Djarot mengatakan, karena tugas sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta baru diterimanya, dia tidak dapat meninggalkan Ibu Kota. Sebab, masih banyak tugas yang tidak boleh ditunda sepeninggal Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kalau saya tinggal ke sana, bahaya. Kami lebih pentingkan menyelesaikan tugas di Jakarta," kata dia.

Djarot mengandaikan, jika Ahok masih menduduki kursi DKI 1, bisa saja dia atau Ahok memenuhi undangan Jokowi.

"Kecuali kalau Pak Ahok masih ada," ucap Djarot.

(ind)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :