Kenaikan Tarif Listrik Sumbang 1 Persen Inflasi, BI: Pedagang Jangan Latah

Kenaikan Tarif Listrik Sumbang 1 Persen Inflasi, BI: Pedagang Jangan Latah

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera. (foto: batamnews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera mengatakan kenaikan tarif listrik menyumbangkan angka satu persen terhadap inflasi di Batam. Angka satu persen tersebut diberikan secara langsung terhadap inflasi.

Gusti menjelaskan bahwa perolehan angka tersebut masih secara langsung, belum lagi kenaikan dari sektor lain yang berdampak tidak langsung terhadap inflasi akibat dari kenaikan tarif listrik.

"Belum termasuk yang tidak langsung," kata Gusti, saat dijumpai di Gudang Penyimpanan Bulog, Selasa (25/4/2017).

Menurutnya, kenaikan tarif listrik yang dilakukan secara bertahap meminimalkan dampak kenaikan. Berbeda jika kenaikan tarif listrik dilakukan secara langsung di angka 45 persen sesuai dengan Pergub Nomor 21 Tahun 2017. Untuk tahap pertama, kenaikan dilakukan di bulan Maret 2017 dinaikkan sebesar 30 persen dan tahap kedua dinaikkan sebesar 15 persen pada bulan Juni mendatang.

"Kalau dinaikkan secara bertahap, bisa minimal dampaknya, pengaruh pasti ada, tapi yang penting masyarakat (pedagang) tidak latah akan kenaikan tersebut yang kemudian langsung menyesuaikan harga karena kenaikan ini hanya untuk sektor rumah tangga," jelasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :