Facebook Diancam Denda Besar Jika Tidak Bisa Tertibkan Akun Palsu dan Hoax

Facebook Diancam Denda Besar Jika Tidak Bisa Tertibkan Akun Palsu dan Hoax

Ilustrasi. (foto: ist/net)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID - Facebook Inc menyatakan telah menertibkan 30.000 akun palsu di tengah upaya raksasa media sosial ini menghentikan penyebaran berita palsu atau hoax, misinformasi dan spam.

Langkah itu mulai ditempuh di Prancis dan ditempuh 10 hari sebelum putaran pertama Pemilihan Presiden Prancis.

Facebook berada di bawah tekanan hebat di Eropa setelah pemerintah di seantero benua itu mengancam menerapkan hukum baru dan denda besar kecuali perusahaan media sosial ini bergerak cepat menghilangkan propaganda ekstremis atau konten lain yang menyalahi hukum setempat.

Tekanan kepada media sosial seperti Twitter, YouTube dan Facebook mengencang menjelang Pemilu di Prancis dan Jerman.

Facebook sudah memiliki sebuah program di Prancis untuk menggunakan pemeriksa fakta dari luar untuk memerangi berita palu pada feed-feed pengguna.

Kamis waktu setempat Facebook memasang iklan besar-besar di sebuah koran terbesar di Jerman untuk mengedukasi pembaca bagaimana memerangi berita bohong.

Dalam satu posting blognya, Facebook mengaku tengah menindak 30.000 akun palsu di Prancis. FB menyatakan akan memprioritaskan penghapusan akun palsu yang aktivitas posting dan audiensnya paling aktif atau paling banyak.

FB telah memperkuat formula mendeteksi akun-akun palsu yang dikendalikan secara otomatis.

"Kami telah mencapai kemajuan dalam mengenal akun-akun tidak otentik ini secara lebih mudah dengan cara mengidentifikasi pola aktivitas tanpa menilai kontennya," kata Shabnam Shaik, manajer tim keamanan Facebook, dalam posting blog.

FB menggunakan pengenalan pola otomatis untuk mengidentifikasi posting berulang dari konten yang sama dan meningkat dalam pola pesan.

(ind/bbs)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :