Rumah Ketua Lembaga Adat Melayu Diberondong Tembakan, Kapolres: Ini Bukan Aksi Terorisme

Rumah Ketua Lembaga Adat Melayu Diberondong Tembakan, Kapolres: Ini Bukan Aksi Terorisme

Dansubdenpom, Kapolres dan Dandim Natuna melakukan konfrensi pers terkait penembakan di rumah ketua LAM Natuna (Foto: Ikhsan/Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Natuna - Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga memastikan kejadian penembakan di rumah tokoh masyarakat Natuna, Wan Zawali, bukan merupakan aksi teroris.

"Ini bukan aksi teroris, yang jelas ini ada masalah pribadi. Saya tegaskan situasi Kamtibmas dalam keadaan kondusif. Kita memastikan tidak ada kelanjutannya," ujar Charles, Selasa (28/3/2017) malam di Mapolres Natuna, Kepulauan Riau.

Ia mengatakan pihaknya tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah. "Ini pertama kali kejadiannya. Untuk saat ini ada data-data yang kami kumpulkan," kata dia.

Charles mengatakan hal ini tidak ada kaitan dengan kapasitas Wan Zawali selaku ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna. 

Polres Natuna bersama POM AD, AU dan AL serta Kodim bersama Sub Detasemen Polisi Militer sedang melacak pemilik senjata api ini.

"Kami sudah meminta keterangan empat orang saksi dari insiden (dini hari) tersebut," ujarnya.

Sebanyak 10 selongsong peluru ditemukan di pekarangan rumah Wan Zawali. Polisi sudah memberi garis polisi dalam dimensi 6x6 meter di area sebaran selongsong tersebut.

"Kita baru meminta keterangan saksi-saksi nanti kita perdalam. Korban jiwa tidak ada, hanya ada kerugian materil kena di lantai dekat lokasi parkir, dan lobang di kanan atas dekat atap mobil," kata dia.

Polisi sempat mengecek ban mobil Avanza Silver tersebut yang diduga turut terkena peluru, karena ada semacam robekan, namun tidak ditemukan.***

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :