Hanif Rusjdi: Cadangan Minyak di Riau Akan Habis Tahun 2050

Hanif Rusjdi: Cadangan Minyak di Riau Akan Habis Tahun 2050

Acara media gathering SKK Migas di Harris Resort Batam. (foto: isk/batamnews)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kepala Perwakilan Sumbagut SKK-Migas, Hanif Rusjdi mengatakan bahwa cadangan minyak di Provinsi Riau diperkirakan masih ada hingga tahun 2050.

Sebelumnya, kata Hanif, ada yang mengatakan bahwa cadangan minyak di Riau akan habis atau tersisa 15 tahun lagi.

"Cadangan Minyak di Riau hingga 2050 masih ada. Dulu sempat tahun 2000 an diprediksi 15 tahun lagi habis, tapi nyatanya sampai sekarang masih ada," ujar Hanif Rusjdi usai acara media gathering SKK Migas bersama perwakilan pimpinan redaksi Sumbagut, Jumat (25/11/2016).

Hanif menjelaskan, kontrak Chevron habis tahun 2021, dengan jumlah produksi 220.000 barel per hari. Tetapi, kalau diprediksi hingga tahun 2050 cadangan minyak masih ada.

Sementara cadangan minyak secara nasional, kata dia, menurut informasi cadangan minyak hingga 23 tahun lagi.

"Untuk cadangan minyak nasional masih ada hingga 23 tahun lagi. Itu pun kalau tidak ada dilakukan evaluasi pencarian minyak dan gas," kata Hanif.

Kata Hanif, beberapa tahun belakangan sudah ditemukan titik-titik baru, seperti di Bukit Barisan, Sumatera Barat ditemukan sumber gas. Kemudian di Papua sedang dilakukan Proyek Train 3.

[isk]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :