[VIDEO] Komisi II DPRD Dikerjai Pengusaha Daging Po Ah
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Komisi II DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak ke toke daging ke PT Dewi Niaga, Seraya Atas, Lubuk Baja, Batam. Dalam sidak tersebut Komisi II gagal masuk ke dalam gudang.
Pemilik gudang Po Ah tak memberi masuk rombongan anggota DPRD Kota Batam. Rombongan yang ikut serta diantaranya Rekaveny, Budi Mardiyanto, Yudi Kurnain, Mesrawati, Mulia Rindo Purba, Idawati Nursanti, Firman Ucok Tambusai, Mukriyadi.
Menurut Yudi Kurnain, Ketua Komisi II DPRD Batam, sidak itu melihat ketersediaan daging sapi di Kota Batam.
Para anggota dewan itu sudah menunggu cukup lama untuk masuk. Namun pintu gudang tak kunjung terbuka. Po Ah yang disebut-sebut istri petinggi BNNP Kepri itu memutar berbagai alasan.
Scroll ke bawah untuk video
"Sebentar ya bapak/ibu saya jawab satu-satu dulu pertanyaannya. Saya tidak tahu kalau akan dilakukan sidak,” ujar Po ah, Selasa (7/6/2016) lalu.
Po Ah mengatakan, untuk stok daging di Batam cukup memadai. Po Ah selalu mengimpor setiap per tiga bulannya daging.
Ia mengaku mendapat izin dari BP Batam. “Kami mengimpor daging untuk angkanya saya kurang tahu pasti,” kata Po ah.
Namun sidak tersebut diwarnai kekesalan Mesrawati, politikus dari partai Demokrat.
"Kok tidak bisa dibuka pintu gudangnya dibuka, harusnya bisa dong. Kita sudah tunggu lama disini (PT. Dewi Niaga) sudah hampir dua jam tapi pintu gudang tidak dapat dibukakan,” ujar Mesrawati Tampubolon.
Yudi Kurnain juga menyebutkan, pengusaha daging itu tak menghargai anggota DPRD yang tengah bertugas.
"Saya lihat ibu (Po ah) tidak menghargai kedatangan kami di sini, gudang yang kami minta dibukakakan nggak bisa dibuka karena harus menunggu karyawan yang lain lagi, kami seperti di giring ke sana kemari,” ujar Yudi kurnain.
Karyawan Po Ah justru menyebutkan kunci gudang berada di tangan bosnya.
"Kunci ada sama buk Po Ah, kami tak berani pegang," ujar seorang pekerja Po Ah saat ditanya anggota dewan.
[ret]
Komentar Via Facebook :