Selain Silvana Sutanto, Dua WNI Juga Jadi Korban Kebakaran di Alaska
Lokasi kebakaran di Alaska yang tewaskan Silvana. (foto: ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Indonesia membenarkan informasi mengenai tewasnya Silvana Regina Sutanto, putri dari Harjo Sutanto, pendiri salah satu perusahaan konglomerasi terbesar di Indonesia di Alaska, Amerika Serikat (AS). Silvana tewas dalam kebakaran yang terjadi pada 2 Juni, pukul 04.09 pagi waktu setempat.
"Tanggal 3 Juni pukul 10.00, KJRI San Fransisco menerima informasi dari sejumlah pihak mengenai korban WNI pada kebakaran kabin wisata di Kodiak Island, Alaska," kata Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, dalam siaran pers Kemenlu, Selasa (7/6/2016).
Dalam siaran persnya, Kemenlu menuturkan, Setelah menerima informasi tersebut, KJRI segera melakukan koordinasi dengan KBRI Wasington DC, masyarakat Indonesia di Anchorage serta otoritas setempat. Dari koordinasi yang diperoleh konfirmasi adanya empat korban, tiga diantaranya adalah WNI dan satu korban lainnya adalah warga negara Korea.
"Dua orang WNI yaitu kakak beradik atas nama Shaun Gozali dan Danielle Gozali diketahui mengalami luka-luka dan telah diterbangkan ke Seattle/Washington State untuk dirawat di Harborview Medical Center, Seattle. Kondisi keduanya saat ini telah membaik dan sudah stabil, meskipun masih dirawat di ICU," ucapnya.
"Sementara korban WNI lainnya atas nama Silvana Sutanto diketahui meninggal dunia dan jenazahnya saat ini berada di medical examiner Anchorage untuk proses otopsi sesuai ketentuan setempat. Diperkirakan proses otopsi jenazah paling cepat selesai akhir minggu ini," sambungnya.
(ind/bbs)
Komentar Via Facebook :