Air Batam Hilir Pastikan Pemulihan Suplai Air di Nagoya dan Sekitarnya Usai Perbaikan Pipa
Pengumuman Gangguan.
Batam, Batamnews — Warga di kawasan pusat bisnis dan permukiman Nagoya, Batam, mengeluhkan suplai air bersih yang terhenti total sejak Selasa, 21 Juli 2026 malam hingga Rabu, 22 Juli 2026.
Gangguan ini disebabkan oleh pekerjaan perbaikan dan penyambungan pipa yang dilakukan Air Batam Hilir.
Pekerjaan teknis berlangsung di jalur Sukajadi, Laluan Madani, hingga DK Ozon. Proyek ini dijadwalkan sejak Selasa pukul 21.00 WIB hingga Rabu dini hari pukul 04.00 WIB. Akibatnya, tekanan air menurun drastis dan sejumlah wilayah strategis tidak mendapat pasokan sama sekali.
Baca juga: Nanik S Deyang Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Jalani Pengobatan Jantung di Luar Negeri
Namun, Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, menegaskan bahwa seluruh pengerjaan fisik di lapangan sudah rampung sesuai target. Sekarang, pihak pengelola fokus memulihkan aliran air ke rumah-rumah warga.
"Akibat ada kerjaan terencana kemarin, sudah selesai. Selanjutnya aliran air secara recovery normalisasi," ujar Ginda, Rabu, 22 Juli 2026.
Ia menjelaskan, proses pemulihan tekanan air di jaringan pipa utama membutuhkan waktu. Pasokan belum bisa langsung stabil, terutama bagi pelanggan yang berada di ujung jaringan atau kawasan dataran tinggi.
Dampak pemeliharaan ini cukup luas. Selain Nagoya, wilayah lain yang turut terganggu antara lain Baloi, Pelita, Jodoh, Sei Panas, Seraya, Bengkong, Batu Ampar, Melchem, Batu Merah, hingga Sengkuang dan sekitarnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Batam 22 Juli 2026: Hujan Ringan hingga Sore, Gelombang Laut Tetap Rendah
Air Batam Hilir mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pemulihan. Pengelola juga menyiagakan armada mobil tangki air bersih untuk membantu wilayah yang mengalami pemulihan lebih lama.

Komentar Via Facebook :