Gagalkan Penyelundupan di Batam, Tim Gabungan TNI AL Sita 100 Liquid Vape Diduga Narkotika
Petugas Tim Gabungan TNI AL menunjukkan barang bukti berupa 100 liquid vape yang diduga mengandung narkotika, beserta satu tas warna hijau, dalam konferensi pers di Posal Sagulung, Batam, Sabtu (18/7/2026). Ratusan liquid vape tersebut berhasil diamankan dalam operasi penggagalan penyelundupan di Perairan Batam, Rabu (15/7/2026) malam.
Batam, Batamnews — Tim gabungan TNI AL berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan 100 liquid vape yang diduga mengandung narkotika di Perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 15 Juli 2026 malam.
Operasi ini melibatkan Den Intel Koarmada IV Batam, Satgas Cakra-26.K Sat Intelmar Pusintelal, dan personel Posal Sagulung.
Penggerebekan berawal dari informasi intelijen mengenai rencana pengiriman barang haram dari luar negeri menuju Batam. Tim pun bergerak cepat melakukan penyekatan di sejumlah titik perairan.
Baca juga: Curi Motor di Klenteng Karimun, Pemuda 22 Tahun Jual Rp2 Juta, Terancam 7 Tahun Penjara
Sekitar pukul 20.50 WIB, petugas mendeteksi sebuah speed boat melaju kencang dengan gerak-gerik mencurigakan. Tim segera mengejar dan memberi isyarat agar kapal berhenti. Namun peringatan itu diabaikan.
Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Di tengah pengejaran, tekong speed boat terlihat membuang sebuah tas ke laut sebelum kabur ke arah perbatasan.
"Target tidak mengindahkan perintah berhenti. Sesuai prosedur, kami beri tembakan peringatan. Tekong terlihat membuang tas ke laut yang diduga berisi barang bukti," ujar salah seorang petugas, Sabtu, 18 Juli 2026.
Pengejaran terhambat karena mesin speed boat tim mengalami gangguan. Petugas pun beralih fokus mencari tas yang dibuang.
Sekitar pukul 21.15 WIB, tim menemukan satu tas berwarna hijau mengapung di perairan. Dari pemeriksaan awal, tas itu berisi 100 liquid vape yang diduga mengandung narkotika.
"Fokus kami beralih ke penyelamatan barang bukti. Tas berhasil ditemukan dan diketahui berisi 100 liquid vape. Seluruh barang bukti langsung kami amankan," kata petugas.
Baca juga: Dua Anak Pengusaha Ribut di Grand Batam Mall
Barang bukti kini diamankan di Posal Sagulung untuk penyelidikan lebih lanjut. Identitas tekong dan jaringannya masih dalam pelacakan karena pelaku berhasil kabur ke perbatasan.
Petugas akan melakukan uji laboratorium terhadap isi liquid vape untuk memastikan kandungan narkotika. Selain 100 liquid vape, tim juga menyita satu tas hijau sebagai barang bukti.
Operasi ini bagian dari pengawasan ketat jalur laut perbatasan Batam yang rawan penyelundupan barang ilegal.

Komentar Via Facebook :