Tarif Pass Penumpang Pelni di Batam Naik Jadi Rp35.000 Mulai 1 Juli 2026
ilustrasi
Batam, Batamnews – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menyesuaikan tarif pass penumpang domestik bagi pengguna kapal PT Pelni. Kenaikan ini berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 1 Juli 2026.
Tarif yang semula Rp10.000 per penumpang naik menjadi Rp35.000 per penumpang. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kepelabuhanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melalui Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa sosialisasi aturan ini telah dilakukan kepada para pemangku kepentingan pada 26 Mei 2026.
Awalnya, penyesuaian tarif direncanakan langsung berlaku pada bulan yang sama. Namun BP Batam memberi masa transisi.
“Kami memahami bahwa sebagian besar tiket kapal Pelni untuk keberangkatan selama bulan Juni telah dibeli masyarakat sebelum sosialisasi dilakukan. Oleh karena itu, penerapan tarif baru kami berlakukan untuk keberangkatan mulai 1 Juli 2026,” ujar Benny, mengutip laman resmi BP Batam, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Benny, kebijakan ini diambil untuk menghindari kendala administratif dan memastikan pelayanan tetap optimal selama masa penyesuaian.
Dia menegaskan, tarif Rp35.000 masih kompetitif dibanding pelabuhan lain di Indonesia. Di sejumlah pelabuhan utama, tarif pass penumpang Pelni mencapai Rp37.500 hingga Rp47.500 per orang.
“Dengan tarif sebesar Rp35.000, Pelabuhan Batam masih berada di bawah beberapa pelabuhan utama lainnya. Penyesuaian ini tetap dalam batas wajar dan sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan,” jelas Benny.
Baca juga: Meta Gangguan Global! Ribuan Pengguna Indonesia Keluar Sendiri dari Facebook dan Instagram
Penyesuaian tarif, kata dia, merupakan bagian dari upaya BP Batam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan terminal penumpang, pemeliharaan fasilitas kepelabuhanan, serta mendukung transportasi laut yang aman, nyaman, dan andal.
Benny mengimbau masyarakat memperhatikan informasi tarif terbaru dan mencari informasi resmi melalui kanal komunikasi BP Batam serta PT Pelni.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami penyesuaian ini sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kepelabuhanan yang lebih baik,” tutup Benny.
Komentar Via Facebook :