Jadwal Event Kepri 2026: Kemilau Nusantara 13-15 Juni dan Penyengat Heritage 19-21 Juni di Tanjungpinang

Jadwal Event Kepri 2026: Kemilau Nusantara 13-15 Juni dan Penyengat Heritage 19-21 Juni di Tanjungpinang

Sekdaprov Kepri, Misni, memimpin rapat finalisasi event Kemilau Nusantara dan Penyengat Heritage 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Dua event pariwisata unggulan Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 dipastikan siap digelar. Keduanya adalah Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026.

Seluruh persiapan teknis maupun nonteknis sudah dimatangkan secara rinci. Hal ini dilakukan agar kedua kegiatan berjalan optimal.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, meminta semua pihak yang terlibat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi.

Baca juga: Luluskan 570 Peserta, Ini Rincian CPNS Provinsi Kepri yang Siap Bertugas

"Pelaksanaan kegiatan harus berlangsung sesuai harapan," ujar Misni saat memimpin rapat finalisasi di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa, 9 Juni 2026.

Kemilau Nusantara Kepri 2026 akan digelar pada 13–15 Juni 2026. Lokasinya di kawasan Laman Gurindam XII, tepatnya di depan Gedung LAM Kota Tanjungpinang.

Sementara Penyengat Heritage 2026 berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di halaman Balai Adat Pulau Penyengat.

Kemilau Nusantara Kepri 2026 mengusung tema "Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi". Tema ini selaras dengan lokasi kegiatan yang menghadap langsung ke Pulau Penyengat.

Acara tahunan yang tahun sebelumnya sukses digelar di Jalan Merdeka, Tanjungpinang ini akan dimeriahkan berbagai kegiatan. Antara lain Parade Wisata Budaya Nusantara Kepri, Tari Kreasi Nusantara Kepri, Tari Kreasi Melayu Kepri, penampilan grup musik lokal, pertunjukan musik tradisional Melayu, seni pertunjukan budaya nusantara, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026.

Sedangkan Penyengat Heritage 2026 mengusung tema "Regeneration Lifestyle Tourism". Acara ini akan menghadirkan kegiatan budaya, seni, lingkungan, dan ekonomi kreatif.

Beberapa kegiatan yang digelar antara lain Penyengat International Gasing Festival, Penyengat Tari Kreasi Festival, Penyengat Indra Sakti Jong Festival, Penyengat Malay Dance Performance, Kampoeng Permainan Tradisional Melayu, penanaman mangrove, Gerakan Indonesia Asri Kepri, Penyengat Bazar Fair, serta nonton bareng Piala Dunia 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat.

Misni meminta segala aspek pendukung dipersiapkan secara matang. Mulai dari perizinan lokasi, pengamanan, ketersediaan area parkir, hingga rekayasa lalu lintas.

Ia juga meminta fasilitas umum dan layanan kesehatan di lokasi kegiatan dipastikan tersedia.

"Fasilitas pendukung harus tersedia dengan baik agar pengunjung merasa nyaman. Ini juga sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan," tambah Misni.

Baca juga: Menteri P2MI Turun Langsung ke Tanjungpinang, Pastikan Layanan Migran Ramah dan Manusiawi

Ia mengajak seluruh pihak mendukung dan menyukseskan kedua event ini. Tujuannya agar mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menjelaskan kedua event ini ditargetkan menarik sekitar 3.000 kunjungan wisatawan. Baik wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara.

"Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau, kedua event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah penyelenggaraan," tutup Hasan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :