Viral! Putus Cinta, Pemuda di Batam Lukai Tangan Sendiri dan Mengaku Dibegal

Viral! Putus Cinta, Pemuda di Batam Lukai Tangan Sendiri dan Mengaku Dibegal

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, Didampingi Kasi Humas, AKP Budi, Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul, dan Kanit Reskrim Sagulung, Iptu Aris. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Kasus pria bernama Fahdil (22) yang sempat viral mengaku menjadi korban begal di Batam, kini terungkap fakta baru yang mengejutkan. Polisi menduga luka bacok di tangan kanan Fahdil bukan akibat aksi pembegalan, melainkan dilakukan sendiri.

Tujuannya? Agar sang kekasih yang baru memutuskannya merasa iba dan mau balikan.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengungkapkan dugaan tersebut setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap keterangan korban.

Baca juga: Polisi Selidiki Kecelakaan Viral di Bengkong Laut, Korban Anak Kelas 6 SD Masih Dirawat

"Jadi kemarin kasus yang viral itu bukan penganiayaan, bukan begal. Yang bersangkutan melukai tangannya sendiri," ujar Kompol Debby, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut Kompol Debby, aksi nekat itu dilakukan Fahdil karena persoalan asmara. Ia baru saja diputuskan oleh kekasihnya.

"Dia melakukan itu maksudnya biar balik lagi kekasihnya itu. Makanya dia lukai sendiri tangannya. Biar si ceweknya kasihan sama dia. Dari pengakuan dia sudah cinta sama cewek itu," kata Kompol Debby.

Sebelumnya, Fahdil sempat mengaku menjadi korban begal di kawasan Temiang hingga Batu Aji. Dalam narasi yang viral di media sosial, ia menyebut dipepet dan dibacok oleh dua orang tak dikenal saat berkendara malam hari.

Namun hasil penyelidikan polisi memastikan tidak ada aksi pembegalan maupun perampasan dalam kejadian tersebut.

Kompol Debby mengimbau masyarakat agar tidak cepat percaya dengan unggahan di media sosial yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca juga: Polisi Bantah Tangkap Bos THM Tanjungpinang, Status H Masih Saksi Kasus Pengeroyokan Polisi

"Terkait peristiwa begal di Batam ini tidak ada. Masyarakat diimbau tidak perlu cemas namun tetap waspada. Jika ditemukan peristiwa yang mengganggu situasi kamtibmas, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat," imbau Kompol Debby.

Saat ini polisi masih mendalami keseluruhan kronologi untuk memastikan fakta sebenarnya terkait luka yang dialami Fahdil.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :