Aksi Maling di Bengkong Nusantara Terekam CCTV, Tabung Gas dan Beras Raib
Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kota Batam. Kali ini, maling menyasar kawasan Bengkong Nusantara dan membawa kabur tabung gas serta beras milik warga sesaat setelah waktu salat Maghrib, pada 20 Mei 2026.
Batam, Batamnews — Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kota Batam. Kali ini, maling menyasar kawasan Bengkong Nusantara dan membawa kabur tabung gas serta beras milik warga sesaat setelah waktu salat Maghrib, pada 20 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi di sekitar area masjid dan terekam jelas kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Rekaman video berdurasi sekitar 30 detik kini beredar luas di kalangan warga.
Korban mengaku kecewa lantaran pelaku memanfaatkan suasana yang mulai sepi usai warga melaksanakan ibadah.
“Maling tabung gas dan beras barusan setelah maghrib di bgkg (Bengkong) nusantara,” ujar korban saat melaporkan kejadian tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima redaksi, suasana jalan di sekitar lokasi tampak lengang. Terlihat sebuah gerobak dagangan bertuliskan “BU WATI” berada di pinggir jalan saat aksi pencurian terjadi.
Tak lama kemudian, muncul seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku. Rekaman kamera yang menunjukkan waktu sekitar pukul 18.55 WIB itu memperlihatkan pelaku datang menggunakan sepeda motor bebek berwarna hitam dengan nomor polisi berawalan BP.
Pelaku diketahui mengenakan kaus hitam polos lengan pendek, celana pendek berbahan jeans, serta sandal jepit. Pria tersebut tampak berhenti di dekat lokasi dan beberapa kali menoleh ke kanan dan kiri seolah memastikan situasi aman sebelum melancarkan aksinya.
Warga menduga pelaku telah mengincar lokasi tersebut sebelumnya karena bergerak cukup tenang dan cepat saat mengambil barang curian.
Aksi pencurian yang terjadi bertepatan dengan waktu ibadah itu membuat masyarakat sekitar semakin waspada. Warga berharap polisi segera menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanfaatkan rekaman CCTV yang sudah beredar.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan seperti selepas Maghrib atau saat lingkungan sedang sepi karena aktivitas ibadah.
Warga berharap pelaku segera tertangkap agar aksi serupa tidak kembali terulang di lingkungan permukiman Bengkong Nusantara.

Komentar Via Facebook :