Kabut Selimuti Batam, Warga Nongsa Resah: Semakin Tebal di Pagi dan Sore Hari

Kabut Selimuti Batam, Warga Nongsa Resah: Semakin Tebal di Pagi dan Sore Hari

Tampak kabut tebal yang mempengaruhi jarak pandang pengendara di Kota Batam. (Foto: tangkapan layar video)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Warga Kota Batam beberapa hari terakhir dibuat penasaran dengan kemunculan kabut tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah, terutama pada pagi dan sore hari.

Fenomena itu terlihat cukup jelas di kawasan Nongsa dan sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat yang menduga kabut tersebut merupakan kabut asap akibat kebakaran lahan atau memburuknya kualitas udara.

Salah seorang warga Batam mengaku kondisi kabut belakangan terasa semakin pekat dibanding hari biasanya.

“Semakin tebal di pagi dan sore hari,” ujar warga tersebut kepada Batamnews, Selasa (26/5/2026).

Ia mengatakan, fenomena itu sudah terjadi selama beberapa hari terakhir dan membuat sebagian warga mulai bertanya-tanya mengenai penyebabnya.

“Sudah terjadi beberapa hari ini,” cetusnya.

Menanggapi keresahan masyarakat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan kabut yang menyelimuti Batam bukanlah kabut asap maupun fenomena berbahaya.

Prakirawan BMKG, Fitri Anisa, menjelaskan kabut tersebut merupakan proses alamiah yang terjadi akibat perubahan suhu antara malam dan pagi hari.

“Tidak mas, kalau pagi hari diperhatikan ada udara mengembun. Hal tersebut terjadi karena saat malam hari suhu udara di dekat permukaan tanah turun. Hal ini menyebabkan uap air di udara mengembun menjadi titik-titik air kecil yang melayang dan membentuk kabut,” jelas Fitri Anisa.

Dalam ilmu meteorologi, fenomena tersebut dikenal sebagai kabut radiasi atau radiation fog. Kabut biasanya terbentuk ketika malam berlangsung cerah dan tenang, sementara permukaan daratan kehilangan panas melalui proses radiasi.

Kondisi itu membuat udara di dekat permukaan menjadi lebih dingin hingga mencapai titik embun. Akibatnya, uap air berubah menjadi butiran air sangat kecil yang melayang di udara dan membentuk kabut.

BMKG pun meminta masyarakat tidak panik karena fenomena tersebut tergolong normal dan akan berangsur hilang ketika matahari mulai meninggi serta suhu udara meningkat pada siang hari.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :