Sekda Lingga Tanam 5.000 Benih Semangka, Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Kogabwilhan I

Sekda Lingga Tanam 5.000 Benih Semangka, Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Kogabwilhan I

Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat sektor ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama Kogabwilhan I. Salah satu langkah nyatanya dilakukan lewat penanaman benih semangka di Lokasi Pertanian Ketahanan Pangan Kogabwilhan I, Dusun Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Kamis (14/5/2026). (Foto: dok.Diskominfo Lingga)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat sektor ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama Kogabwilhan I. Salah satu langkah nyatanya dilakukan lewat penanaman benih semangka di Lokasi Pertanian Ketahanan Pangan Kogabwilhan I, Dusun Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia. Program ini merupakan hasil sinergi Pemkab Lingga dengan Kogabwilhan I yang mendapat dukungan langsung dari Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.

Armia mengatakan, sebelum program tersebut berjalan, dirinya secara pribadi telah lebih dulu melakukan budidaya semangka di wilayah Lingga. Hasil panen perdana bahkan mencapai sekitar empat ton dan dipasarkan di kawasan Kabupaten Lingga.

“Sebelumnya kita sudah menanam sekitar 2.000 benih semangka dan telah dipanen dengan hasil sekitar 4 ton,” ujar Armia.

Menurutnya, dukungan dari Pangkogabwilhan I sangat membantu pengembangan pertanian di Lingga, mulai dari bantuan benih, pupuk organik cair (POC), obat-obatan, hingga peralatan pertanian lainnya.

“Kita dibantu mulai dari benih, pupuk organik cair, obat-obatan, peralatan perkebunan dan lainnya,” katanya.

Pada lahan ketahanan pangan tersebut, rencananya akan ditanam sekitar 5.000 batang semangka di area seluas kurang lebih dua hektare.

Tak hanya semangka, kawasan pertanian itu juga ditanami berbagai komoditas lain untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Di antaranya nanas, ubi, durian, jagung, kelapa, bawang daun, tomat, cabai rawit, hingga sejumlah tanaman produktif lainnya.

Armia menjelaskan, seluruh tanaman di lokasi tersebut menggunakan pupuk organik cair bantuan dari Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Pupuk itu difermentasi terlebih dahulu sebelum digunakan pada tanaman.

“Setelah difermentasi selama 20 hari, satu liter POC dicampur dengan air sehingga menjadi 20 liter cairan pupuk,” jelasnya.

Melalui program ketahanan pangan ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap produksi pertanian lokal terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

Selain mendukung ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :