Krisis 1.500 Guru, Pemko Batam Hanya Mampu Usulkan 350 Formasi CPNS 2026 Akibat Terbentur Anggaran

Krisis 1.500 Guru, Pemko Batam Hanya Mampu Usulkan 350 Formasi CPNS 2026 Akibat Terbentur Anggaran

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi mengajukan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026 kepada pemerintah pusat. Langkah ini diambil guna menambal kekurangan tenaga pendidik dan tenaga medis yang menjadi prioritas pelayanan publik di Kota Batam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah mengonfirmasi bahwa usulan tersebut telah dikirimkan. Fokus utama rekrutmen tahun ini adalah untuk mengisi dua sektor krusial, yakni tenaga guru dan tenaga kesehatan.

"Kita usulkan CPNS ke pusat. Sudah kami kirim, kalau tidak salah angkanya kurang lebih 350 usulan untuk mengisi formasi guru dan tenaga kesehatan," ujar Sekda usai menghadiri kegiatan di Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (6/5/2026).

Meski telah mengusulkan ratusan formasi, angka tersebut diakui masih jauh dari total kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, saat ini Batam sebenarnya masih mengalami kekurangan hingga 1.500 tenaga guru.

Namun, Pemko Batam harus bersikap realistis dalam menyusun usulan. Penentuan angka 350 formasi tersebut didasarkan pada perhitungan matang mengenai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai gaji dan tunjangan ASN ke depannya.

"Usulan ini melihat kemampuan anggaran dari Pemko Batam. Kita berupaya maksimal agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah keterbatasan yang ada," jelasnya.

Langkah pengusulan CPNS ini juga menjadi satu-satunya solusi legal bagi pemerintah daerah dalam menambah personel. Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah kini dilarang keras untuk merekrut tenaga honorer baru.

Oleh karena itu, jalur seleksi CPNS 2026 diharapkan dapat menjadi jawaban atas kekosongan posisi akibat banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun maupun peningkatan kebutuhan layanan di sekolah dan Puskesmas/RSUD.

Saat ini, Pemko Batam dalam posisi menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terkait berapa banyak dari 350 formasi tersebut yang akan disetujui.

"Ya, kita tinggal tunggu dari pusat saja. Untuk jadwal pelaksanaan tahun ini, termasuk ketentuan atau petunjuk teknis (juknis), kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat," pungkasnya.

Masyarakat, khususnya para pencari kerja di bidang pendidikan dan kesehatan, diimbau untuk mulai mempersiapkan diri sambil memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi Pemerintah Kota Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :