Perayaan Hari Falun Dafa Sedunia ke-27 di Batam 2026, Gaungkan Nilai Sejati Baik Sabar
Perayaan Hari Falun Dafa Sedunia ke-27 digelar di Batam.
Batam, Batamnews — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Atrium Barat Mega Mall Batam, Sabtu, 2 Mei 2026 sore. Perayaan Hari Falun Dafa Sedunia ke-27 digelar dengan semarak, menghadirkan praktisi dari Batam serta tamu internasional dari Singapura dan Malaysia.
Sejak pukul 16.00 WIB, pengunjung mal mulai berkumpul menyaksikan rangkaian acara yang berlangsung hingga pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini mengusung nilai universal “Sejati, Baik, Sabar” yang menjadi dasar ajaran Falun Dafa.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Batam, Zulkarnain. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan Sertifikat Apresiasi bertajuk “Selamat Hari Falun Dafa Sedunia” sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Baca juga: Resmi Dilantik, Pengurus Perbasi Batam Targetkan Prestasi Nasional Hingga Dunia
Tak hanya itu, perhatian pemerintah daerah juga terlihat dari kehadiran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Batam, Ardinata, yang meninjau langsung jalannya perayaan.
Panitia menghadirkan berbagai penampilan dan kegiatan yang menarik perhatian pengunjung. Mulai dari tarian tradisional Genderang Pinggang, peragaan lima perangkat latihan Falun Dafa, hingga sesi berbagi pengalaman dari para praktisi. Masyarakat juga diajak ikut mencoba latihan bersama yang terbuka untuk umum.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah kisah dari Susan, praktisi asal Singapura. Di usia 87 tahun, ia tampil sehat dan bugar. Ia membagikan pengalamannya menjaga kesehatan dan kebugaran melalui latihan Falun Dafa yang rutin dijalaninya.
Falun Dafa, yang juga dikenal sebagai Falun Gong, pertama kali diperkenalkan oleh Li Hongzhi di Changchun, Tiongkok, pada 13 Mei 1992. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Falun Dafa Sedunia sejak tahun 2000.
Latihan ini diajarkan secara gratis dan terbuka tanpa keanggotaan. Terdiri dari lima perangkat latihan—empat gerakan lembut dan satu meditasi—Falun Dafa tidak hanya menekankan kesehatan fisik, tetapi juga pembinaan moral berdasarkan prinsip “Sejati, Baik, Sabar”.
Seiring waktu, latihan ini berkembang ke berbagai negara dan kini dipraktikkan di lebih dari 100 negara. Para praktisi meyakini kombinasi latihan fisik dan peningkatan moral memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan ketenangan batin.
Dalam kesempatan ini, para praktisi juga menyampaikan harapan agar penganiayaan terhadap praktisi Falun Dafa di Tiongkok dapat segera dihentikan. Isu tersebut hingga kini masih menjadi perhatian dunia internasional.
Baca juga: Taksi Mobil Listrik VinFast VF e34 Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta, Segini Harga dan Spesifikasi
Perayaan yang terbuka untuk umum ini turut dihadiri perwakilan sekolah, komunitas, serta puskesmas di Batam yang sebelumnya pernah memfasilitasi kegiatan latihan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal lebih jauh Falun Dafa sekaligus memperoleh inspirasi untuk hidup lebih sehat dan damai.
Komentar Via Facebook :