Resmi Dilantik, Pengurus Perbasi Batam Targetkan Prestasi Nasional Hingga Dunia
Pelantikan Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam.
Batam, Batamnews – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam akhirnya memiliki kepengurusan baru. Junico resmi dilantik sebagai ketua. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bola basket di Batam yang dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan tren positif.
Junico, dalam sambutan pertamanya, mengatakan amanah yang ia terima bukan sekadar jabatan struktural. Melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan basket daerah.
"Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar jabatan, tapi komitmen untuk bekerja dan membawa perubahan nyata," ujar Junico tegas.
Baca juga: Breaking News: Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
Ia menjelaskan, bola basket kini menjadi salah satu cabang olahraga dengan antusiasme tertinggi di Batam. Buktinya, dalam satu tahun terakhir lebih dari 20 event basket sukses digelar.
Kompetisi itu mencakup tiga event berskala nasional dan sejumlah kejuaraan bergengsi yang melibatkan partisipan dari luar negeri.
Junico menilai, rentetan capaian ini menjadi fondasi kokoh bagi Perbasi Batam untuk menggali dan mengembangkan potensi atlet sekaligus mengangkat nama daerah ke level lebih tinggi.
"Batam bahkan dipercaya menjadi tuan rumah event internasional seperti 3x3 Women Series dan 3x3 Challengers. Ini kehormatan besar sekaligus kesempatan emas bagi Batam untuk tampil di panggung dunia," tambahnya.
Dukungan penuh datang dari Ketua Umum Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Junico, prestasi basket Batam dan Kepri akan melonjak signifikan.
"Saya mengajak seluruh insan basket di Kepulauan Riau, khususnya Batam, untuk bersama-sama bersinergi dan mendukung kepemimpinan ini agar prestasi kita bisa terus meningkat," kata Suhadi.
Suhadi juga mengarahkan pentingnya modernisasi organisasi. Ia menekankan pendataan pemain dan klub secara terintegrasi melalui sistem nasional yang terhubung langsung dengan pusat. Program pembinaan terarah serta standarisasi pelatih dan wasit dinilai sebagai kunci utama mendongkrak kualitas atlet lokal.
Soal target jangka menengah, Suhadi memasang sasaran jelas untuk ajang olahraga paling bergengsi di Indonesia.
"Target kita pada 2028 mendatang, minimal bisa meloloskan tim basket untuk nomor 3x3 ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Mudah-mudahan untuk nomor 5 on 5 juga bisa menyusul, jika sistem kualifikasi memberikan kesempatan lebih merata bagi daerah," ungkapnya.
Baca juga: Indonesia Tersingkir, Ini Daftar 6 Negara yang Lolos Perempat Final Thomas Cup 2026
Suhadi kembali mengingatkan bahwa Kepri telah mendapat kepercayaan luar biasa menjadi tuan rumah ajang internasional bergengsi dari FIBA, yakni FIBA 3x3 Women Series dan World Challenge. Event ini dinilai sebagai peluang besar meningkatkan eksposur, menimba pengalaman, serta menaikkan standar kompetisi basket daerah.
Publik kini menaruh harapan besar agar pembinaan atlet usia dini semakin kuat, frekuensi kompetisi berkualitas semakin banyak, dan pada akhirnya lahir putra-putri daerah yang mengharumkan nama Batam di kancah nasional maupun internasional.
Komentar Via Facebook :