Insentif Guru TPQ Masih Timpang, Ismiyati Siap Perjuangkan Keadilan Anggaran di DPRD

Insentif Guru TPQ Masih Timpang, Ismiyati Siap Perjuangkan Keadilan Anggaran di DPRD

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Ismiyati, menunjukkan komitmennya dalam mengawal nasib para penggiat pendidikan Al-Qur’an di Tanjungpinang. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Tanjungpinang, Batamnews – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Ismiyati, menunjukkan komitmennya dalam mengawal nasib para penggiat pendidikan Al-Qur’an di Tanjungpinang.

Lewat momen reses bersama Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kota Tanjungpinang baru-baru ini, Ismiyati menjaring langsung kegelisahan para guru ngaji yang selama ini menjadi ujung tombak moral generasi muda.

Pertemuan yang dihadiri pengurus FKPQ dari tingkat kecamatan hingga kelurahan se-Kota Tanjungpinang ini berlangsung hangat, namun sarat dengan aspirasi yang mendesak.

Isu utama yang dilempar ke meja diskusi adalah soal insentif guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang dinilai masih belum merata dan belum menyentuh seluruh tenaga pendidik secara layak.

Para peserta reses blak-blakan menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan mereka masih butuh perjuangan besar. Hal ini menyangkut keberlanjutan program pembinaan yang selama ini berjalan di tengah masyarakat.

Mendengar keluhan tersebut, Ismiyati bereaksi tegas. Baginya, perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji harus menjadi prioritas utama pemerintah, bukan sekadar pelengkap.

“Guru TPQ adalah garda terdepan dalam membentuk akhlak dan keimanan anak-anak kita. Aspirasi terkait insentif ini menjadi catatan penting yang akan kami dorong agar bisa diperjuangkan secara lebih konkret dan berkeadilan,” ujar Ismiyati dengan nada optimis.

Ismiyati menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan aspirasi ini menguap begitu saja. Ia berkomitmen penuh untuk mengawal isu insentif ini melalui mekanisme pembahasan anggaran di gedung DPRD Kepri serta melakukan koordinasi ketat dengan pemerintah daerah agar ada solusi nyata.

Selain urusan dompet guru, diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas melalui berbagai pelatihan serta dukungan sarana dan prasarana pembelajaran Al-Qur’an yang lebih memadai di berbagai wilayah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :