LP3H-MA Lingga Ajak UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal, Proses Mudah dan Gratis
Ketua Lembaga Pendamping Proses Produk Halal Matla’ul Anwar (LP3H-MA) Lingga, Sarwanto saat melakukan pendampingan pengurusan sertifikasi halal ke salah satu usaha warga. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews – Bagi Anda para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lingga, kini saatnya naik kelas. Sertifikasi halal bukan lagi sekadar urusan administratif, melainkan senjata utama untuk memenangkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar.
Ketua Lembaga Pendamping Proses Produk Halal Matla’ul Anwar (LP3H-MA) Lingga, Sarwanto, memberikan imbauan tegas kepada para pengusaha lokal untuk segera melegalkan kehalalan produk mereka.
Ia menekankan bahwa di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, jaminan kehalalan adalah nilai tambah yang tidak bisa ditawar.
“Dengan telah mengantongi Sertifikat Halal, ke depan para pelaku usaha akan lebih leluasa menjelaskan standar kehalalan produknya kepada para pelanggan,” ujar Sarwanto saat dihubungi Batamnews, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, manfaat sertifikat halal sangat nyata. Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, sertifikat ini adalah tiket emas bagi produk lokal Lingga untuk menembus pasar yang lebih luas, mulai dari skala nasional hingga panggung global.
Kabar baiknya, anggapan bahwa mengurus sertifikat halal itu sulit dan mahal kini sudah tidak berlaku lagi. Sarwanto menjelaskan bahwa sistem digital telah memangkas birokrasi yang berbelit. Selain itu, saat ini tersedia Program Sertifikasi Halal Gratis hingga Oktober 2026.
“Prosesnya mudah, murah, dan cepat. Bahkan, tersedia program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM,” tegasnya.
Untuk memastikan para pelaku usaha tidak kebingungan, LP3H-MA Lingga terus bergerak aktif melakukan pendampingan. Tak hanya di Lingga, jangkauan pendampingan mereka bahkan sudah merambah hingga ke wilayah Natuna.
Langkah jemput bola ini diharapkan dapat menghapus keraguan para pemilik UMKM. Dengan dukungan pendampingan yang intensif, diharapkan produk-produk kebanggaan Lingga tidak hanya berhenti di pasar tradisional, tetapi mampu bersaing dengan kualitas dan daya saing yang lebih tinggi di supermarket maupun ekspor.
Komentar Via Facebook :