Usai Dievakuasi Donald Trump Update Status, Sebut Pelaku Penembakan Sudah Ditangkap
Tangkapan layar aplikasi truth akun milik Donald Trumph.
Jakarta, Batamnews – Sebuah ketegangan terjadi di acara pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan para jurnalis Gedung Putih, Sabtu, 25 April 2026 malam. Suara tembakan tiba-tiba terdengar di lokasi. Para agen Dinas Rahasia (Secret Service) dengan sigap langsung mengevakuasi Trump.
Trump kemudian mengumumkan bahwa pelaku penembakan telah ditangkap. Ia menyampaikan hal itu melalui platform Truth Social miliknya.
"Saya sudah mengusulkan agar acara tetap dilanjutkan. Tapi saya sepenuhnya mengikuti arahan aparat penegak hukum," ujar Trump, seperti dilansir dari CNN.
Baca juga: Sekda Lingga Cuci Darah Tiap Pekan dan Siap Potong TPP ASN 50% demi Bayar Hutang Kontraktor
Trump mengakui malam itu tidak berjalan sesuai rencana. Ia sempat berharap acara bisa tetap berlangsung.
"Meski demikian, malam ini akan sangat berbeda dari yang direncanakan. Kita harus mengulangnya lagi nanti," katanya.
Juru Bicara Dinas Rahasia AS, Anthony Guglielmi, mengonfirmasi bahwa satu orang telah diamankan. Namun ia belum merinci identitas maupun kondisi orang tersebut.
"Presiden dan Ibu Negara dalam keadaan aman, begitu pula dengan semua pihak yang dilindungi. Satu orang ditahan. Kondisi mereka yang terlibat masih belum diketahui. Penegak hukum tengah menilai situasi secara aktif," ujar Guglielmi seperti dilansir CNN.
Sebelum evakuasi Trump, Wakil Presiden AS JD Vance juga lebih dulu dievakuasi dari acara White House Correspondents' Dinner di Washington. Keduanya langsung disingkirkan dari lokasi begitu suara tembakan terdengar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab dan motif di balik insiden tembakan tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Komentar Via Facebook :