ASN Batam Mulai WFH Setiap Jumat, Wali Kota Amsakar: Kualitas Pelayanan Tak Boleh Turun

ASN Batam Mulai WFH Setiap Jumat, Wali Kota Amsakar: Kualitas Pelayanan Tak Boleh Turun

Wali Kota Batam Amsakar Achmad berjabat tangan dengan Mendagri Tito. (Foto: dok.Diskominfo Batam)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wajah birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi berubah. Mulai minggu keempat April 2026, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Batam akan menjalankan sistem kerja baru, yakni kombinasi antara Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH).

Kebijakan berani ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 23 Tahun 2026. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan untuk memanjakan pegawai, melainkan untuk menciptakan budaya kerja yang lebih modern dan berorientasi pada hasil.

“Transformasi ini bukan sekadar perubahan pola kerja, tetapi bagaimana kita membangun budaya kerja yang efektif, efisien, dan berbasis output,” ujar Amsakar, Senin (20/4/2026).

Dalam aturan mainnya, WFH dijadwalkan khusus pada setiap hari Jumat. Namun, Amsakar memberikan peringatan keras: fleksibilitas ini jangan sampai disalahartikan sebagai hari libur. Ia tidak akan menoleransi adanya penurunan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik adalah prioritas. Meski ada fleksibilitas kerja, kualitas layanan tidak boleh menurun,” tegasnya.

Kebijakan ini pun tidak dipukul rata. Bagi instansi yang bersentuhan langsung dengan layanan publik, tetap diwajibkan menjalankan WFO secara penuh. Sementara untuk unit pendukung, penerapan WFH dilakukan secara selektif. Hanya ASN dengan kinerja baik dan jenis pekerjaan yang bisa diselesaikan jarak jauh saja yang diperbolehkan bekerja dari rumah.

Selain soal jam kerja, kebijakan ini juga menjadi "senjata" Pemko Batam untuk mempercepat digitalisasi birokrasi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Amsakar menilai, cara kerja ini jauh lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Dengan pola kerja ini, kita ingin mendorong efisiensi, mengurangi mobilitas yang tidak perlu, sekaligus mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” katanya.

Untuk memastikan sistem ini tidak bocor, pengawasan ketat dilakukan secara berjenjang oleh setiap pimpinan perangkat daerah. Evaluasi kinerja dilakukan melalui sistem digital agar setiap tugas tetap terpantau meski pegawai tidak berada di kantor.

Amsakar berharap, transformasi ini menjadikan ASN Batam lebih tangguh dalam menghadapi dinamika zaman tanpa pernah melupakan kewajiban utamanya sebagai pelayan rakyat.

“Kita ingin ASN Batam lebih adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan ke depan tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :