Listrik Stabil Jadi Kunci, PLN Batam Kawal Investasi Tembus Rp69 Triliun

Listrik Stabil Jadi Kunci, PLN Batam Kawal Investasi Tembus Rp69 Triliun

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo menerima penghargaan dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dalam acara Batam Investment Collaboration Appreciation 2026. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Investasi di Kota Batam sedang berada di masa keemasan. Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 sukses melampaui target hingga menyentuh angka fantastis Rp69,3 triliun. Namun, di balik angka-angka hebat tersebut, ada satu pilar krusial yang harus tetap tegak: keandalan pasokan listrik.

Menyadari hal itu, PT PLN Batam menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen ini ditegaskan dalam ajang Batam Investment Collaboration Appreciation 2026 yang digelar oleh BP Batam di Ballroom Grand Mercure Batam Centre, Minggu (16/3/2026).

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan bahwa ketersediaan energi bukan sekadar urusan teknis, melainkan fondasi bagi daya saing Batam di kancah nasional maupun global. Menurutnya, tanpa listrik yang stabil, iklim investasi yang sehat mustahil bisa tercipta.

“Ketersediaan energi listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. PLN Batam berkomitmen meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta memperkuat sinergi dengan BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung pertumbuhan ekonomi Batam,” tegas Kwin Fo.

Strategi PLN Batam jelas: memperkuat infrastruktur dan menghadirkan inovasi layanan. Hal ini bertujuan memberikan kepastian mutlak bagi investor agar kebutuhan energi di sektor industri maupun rumah tangga terpenuhi secara optimal.

Langkah PLN Batam ini sejalan dengan ambisi Pemerintah Kota dan BP Batam. Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa kemajuan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen tahun lalu adalah hasil kolaborasi erat. Dampak dari pertumbuhan ini sangat nyata bagi rakyat; angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,8 persen menjadi 3,8 persen.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, memaparkan data membanggakan. Realisasi investasi 2025 yang mencapai 118 persen dari target Rp60 triliun adalah bukti kepercayaan investor yang sangat besar terhadap stabilitas di Batam.

Meski ke depan tantangan geopolitik global dan kenaikan biaya energi membayangi, Batam diyakini tetap memiliki prospek cerah. Kuncinya tetap satu: sinergi tanpa jeda antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia layanan publik seperti PLN Batam. Dengan jaminan pasokan listrik yang andal, Batam siap terus melaju sebagai kawasan investasi unggulan yang tak tergoyahkan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :