Gagal Akhiri Hidup di Tower Sekupang, Pria Bersajam Ini Akhirnya Turun Usai Dibujuk Rokok dan Makan
Penampakan seorang pria di atas tower yang berhasil di bujuk dengan makanan dan rokok.
Batam, Batamnews – Sebuah aksi nekat terjadi di Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 25 Maret 2026 malam. Seorang pria bernama Imam nekat memanjat sebuah tower sambil membawa senjata tajam. Ia mengancam akan bunuh diri, bahkan sempat melukai tangannya sendiri.
Peristiwa mencekam itu bermula sekitar pukul 21.12 WIB. Imam, yang diketahui merupakan jamaah Masjid Baiturahman Sekupang, tiba-tiba naik ke atas tower. Sebelumnya, ia sempat menyampaikan kepada rekannya bahwa ia ingin mengakhiri hidup.
Mendapat laporan, Bhabinkamtibmas bergerak cepat. Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran BP Batam, Damkar Pemko Batam, Basarnas, hingga Koramil pun dikerahkan ke lokasi.
Di atas tower, Imam berteriak histeris sambil memegang pisau. Ia menantang petugas yang mencoba mendekat.
“Hah, hah, naiklah! Aku langsung loncat, kalian nggak percaya. Nih aku lukai tangan aku,” teriak Imam, sembari menggoreskan pisau ke tangannya hingga darah membasahi tangannya.
Situasi semakin tegang. Imam bahkan sempat berpesan kepada keluarganya melalui telepon, “Suruh mamak ku dan kakak ku minta maaf.”
Upaya pendekatan pun dilakukan. Petugas tidak serta-merta memaksakan evakuasi demi menghindari hal yang tidak diinginkan. Hingga akhirnya, seorang rekan dekat Imam yang dipercayainya memberanikan diri naik.
Rekan tersebut menjadi satu-satunya orang yang bisa didekati Imam. Perlahan, ia berhasil membujuk. Imam pun menyerahkan pisaunya.
Proses persuasif terus berjalan hingga Kamis, 26 Maret 2026 pagi. Imam yang mulai tenang diberikan rokok, minuman, hingga makanan. Setelah itu, ia bersedia turun dengan selamat.
Petugas Rescue Damkar Pemko Batam, Kurniawan, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan evakuasi adalah pendekatan humanis.
Baca juga: Ditinggal 45 Menit, Honda Scoopy BP 2061 CO Lenyap di Depan Takadeli Nagoya
“Kami mengedepankan komunikasi persuasif dan melibatkan orang yang dipercaya korban. Alhamdulillah, yang bersangkutan akhirnya mau menyerahkan senjata dan turun dengan selamat,” ujar Kurniawan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Imam kini telah diamankan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Komentar Via Facebook :