Viral di Thailand, Antre BBM Pakai Tenda demi Dapatkan Solar
Postingan facebook salah satu warga thailand (Thawatchai Kaennakham) yang diunggah pada 17 Maret 2026.
Batam, Batamnews - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah membuat seorang warga Thailand melakukan cara antre yang biasanya hanya dilakukan para penggemar fanatik produk apel: mendirikan tenda dan bermalam di stasiun pengisian bahan bakar.
Seorang pengemudi van awalnya mengunggah foto tersebut di Facebook. Dalam foto yang diambil sekitar pukul 20.30 waktu setempat di sebuah SPBU di Provinsi Kanchanaburi pada 17 Maret 2-2026 lalu, terlihat sebuah tenda didirikan tepat di depan mesin pompa. Sebuah sedan putih terparkir di belakangnya.
Unggahan itu pun viral. Dalam sebarannya, foto ini mendapat lebih dari 11.000 tanda suka.
"Masih banyak minyak yang tersisa. Banyak yang bisa disisihkan, omong kosong Kamu terlalu banyak bicara, Nak. (Terlalu kaya untuk diekspor ke negara tetangga.) (Ini terjadi hari ini di Kanchanaburi, orang-orang bahkan memasang kelambu untuk tidur sambil menunggu pengisian bahan bakar)." tulis postingan tersebut.
Baca juga: Geopolitik Memanas, Pemerintah Siapkan WFH: Mensesneg Tegaskan Bukan karena Krisis BBM
Menurut media lokal Thairath, sejumlah provinsi di Thailand memberlakukan jam tutup SPBU pukul 20.00. Artinya, pengemudi tersebut sudah mendirikan tenda hanya beberapa menit setelah SPBU tutup.
Meski foto itu mengundang tawa dari warganet Thailand, banyak juga yang menyuarakan kekhawatiran atas kelangkaan yang terus berlanjut. Ternyata, pengemudi dengan tenda itu bukan satu-satunya warga yang nekat menginap demi BBM.
Sejumlah petani di Provinsi Buriram mengaku kehilangan waktu tidur hanya demi bisa mendapatkan solar untuk traktor dan kendaraan pertanian mereka. Sebuah rekaman video menunjukkan seorang pekerja SPBU kehilangan kesabaran menghadapi pelanggan yang frustrasi.
Di media sosial, beredar pula video antrean mobil yang panjangnya mencapai satu kilometer. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan normal membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk melewati lajur kendaraan yang sama sekali tak bergerak.
Stasiun televisi AmarinTV melaporkan, sebuah SPBU di Buriram bahkan membuka jalur khusus untuk mengakomodasi lonjakan permintaan. Dalam laporan tersebut, tampak iring-iringan mobil mengular melawan arus lalu lintas demi bisa masuk ke SPBU. Warga setempat disebut rela lintas provinsi karena kabar kelangkaan BBM di sejumlah wilayah.
Pemerintah Thailand sebelumnya telah memberi jaminan, tetapi kepanikan warga justru menyebabkan banyak SPBU kehabisan stok sejak pukul 07.00 pagi.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film Animasi Pixar untuk Temani Libur Lebaran Idul Fitri 2026 Keluarga
Kementerian Energi Thailand menggelar rapat pekan ini untuk membahas langkah mempercepat pasokan BBM ke stasiun-stasiun yang kosong. Pemerintah Provinsi Tak juga melarang penjualan BBM untuk kendaraan asal Myanmar yang melintas.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan tengah menyusun langkah-langkah untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga BBM.

Komentar Via Facebook :