Butuh Fokus Penuh, NasDem Kepri Kini Dipimpin Pietra Paloh

Butuh Fokus Penuh, NasDem Kepri Kini Dipimpin Pietra Paloh

Pietra Paloh kini ditunjuk untuk menahkodai partai tersebut, menggantikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews — Kursi kepemimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kepulauan Riau (Kepri) resmi berganti. Pietra Paloh kini ditunjuk untuk menahkodai partai tersebut, menggantikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang memilih mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua.

Pergantian ini bukan dilandasi konflik internal, melainkan murni karena kebutuhan partai akan sosok pemimpin yang memiliki dedikasi waktu dan fokus 100 persen. Pietra Paloh dinilai sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Sebelumnya, Amsakar Achmad yang menerima mandat langsung dari Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, menyadari bahwa mengurus partai di tingkat provinsi membutuhkan totalitas. Beban kerja Amsakar yang sangat tinggi di Pemkot dan BP Batam, ditambah urgensi menangani masalah strategis seperti banjir, sampah, dan air bersih, membuatnya kesulitan membagi waktu.

Ia kemudian berdiskusi intensif dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk mengevaluasi efektivitas kepemimpinan DPW. Hasilnya tegas dan lugas: NasDem Kepri membutuhkan figur yang tidak bekerja separuh.

“Mengurus partai itu butuh konsentrasi dan totalitas, tidak bisa kerja separuh. Kalau ada yang lebih fokus dan punya waktu cukup untuk mengoordinasikan partai di tingkat Kepri, kita percayakan kepada kawan-kawan yang memang punya waktu itu,” ungkap Amsakar, Senin (23/2/2026).

Dari kriteria ketat yang mensyaratkan pemimpin dengan ketersediaan waktu dan fokus penuh untuk mengonsolidasikan kekuatan politik di Kepri, nama Pietra Paloh akhirnya muncul sebagai kandidat paling ideal.

Penunjukan Pietra Paloh oleh DPP dipandang sebagai langkah strategis agar mesin partai dapat berakselerasi maksimal tanpa terhambat oleh kesibukan birokrasi pemerintahan. Ia dipercaya mampu mengisi kekosongan waktu dan intensitas koordinasi yang sebelumnya tidak bisa diberikan secara maksimal oleh Amsakar akibat tugas kenegaraannya.

“Dan kemudian muncul Pietra Paloh yang ditunjuk jadi Ketua DPW NasDem Kepri,” tambah Amsakar, menegaskan proses transisi kepemimpinan tersebut berjalan dengan sangat rasional dan berorientasi pada kepentingan kemajuan partai.

Dengan diserahkannya tongkat estafet kepemimpinan kepada Pietra Paloh, Amsakar kini dapat kembali mencurahkan seluruh perhatiannya untuk warga Batam. Ia juga dengan tegas menepis spekulasi liar yang menyebut dirinya mundur dari posisi ketua karena ingin berpindah haluan ke partai politik lain.

“Saya tidak meninggalkan NasDem, saya hanya tidak jadi ketuanya saja. Sampai hari ini saya masih anggota NasDem. Belum ada pemikiran ke A, ke B, itu spekulasi yang berkembang,” tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :